Sabtu, April 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tangkapan Ikan Tuna di Teluk Tomini Menurun

redaksi
17 Agustus 2021
Kategori : Berita, Bisnis dan Investasi
0
Ikan Tuna Dari Manado Diterbangkan Langsung ke Jepang

Ilustrasi ikan tuna. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Hasil tangkapan ikan tuna jenis madidihang atau yellowfin tuna, makin menurun di perairan Teluk Tomini.

“Tangkapan ikan tuna di Teluk Tomini menurun, kami sudah ke Pangkalaseang dan Pulau Mangoli,” kata pengurus kapal penangkap ikan tuna di Gorontalo Feri Ishak, Jumat (13/8).

Wilayah penangkapan Pangkalaseang berada di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dan Pulau Mangoli berada di Maluku Utara.

Biasanya, kata Ishak, ikan tuna selalu ada yang ditangkap hanya di Teluk Tomini. Kini, lokasi penangkapan makin jauh, di Laut Maluku.

Meskipun Laut Maluku masih berada di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) RI 715, sama seperti di Teluk Tomini, namun untuk ke lokasi ini membutuhkan biaya operasional yang besar dan waktu yang lebih lama untuk sekali melaut.

Dengan berpindahnya wilayah penangkapan ikan (fishing ground) biaya juga bertambah. Bila sudah ke lokasi yang jauh tidak ada hasil tangkapan ikan, banyak yang merugi.

Menurut Ishak, sejumlah kapal perikanan di Gorontalo yang khusus menangkap tuna belum beroperasi karena ikan di Teluk Tomini berkurang.

“Sekarang ini turun melaut selama dua minggu, syukur bisa balik modal,” ujar Ishak.

Kapal penangkap ikan tuna di Gorontalo bervariasi 12 sampat 25 GT (Gross tonnage). Biaya pengoperasian kapal tergantung lokasi penangkapan ikan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: gorontaloIkan tunaLaut Malukuteluk tomini
Bagikan25Tweet3KirimKirim
Previous Post

Bendera Merah Putih Berkibar di Puncak Gunung Gamalama

Next Post

Monorhaphis chuni, Hewan Purba yang Hidup 11 Ribu Tahun

Postingan Terkait

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

17 April 2026
1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

17 April 2026

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Next Post
Monorhaphis chuni, Hewan Purba yang Hidup 11 Ribu Tahun

Monorhaphis chuni, Hewan Purba yang Hidup 11 Ribu Tahun

Komentar tentang post

TERBARU

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

AmsiNews

REKOMENDASI

Usut Penyebab Hilangnya Nyawa ABK Indonesia di Kapal Ikan Tiongkok

Cari Nelayan, Empat Penyelam di Lombok Sempat Hilang

Bibit Siklon Tropis 91S Berpotensi Menyebabkan Peningkatan Curah Hujan

Badai Tropis Koto Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Cina Selatan

Jepang Waspada Kasus Campak, Ada Kekhawatiran Peningkatan di Seluruh Dunia

Menghadapi Fenomena La Nina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.