Menurut Aditya, pemahaman mengenai perubahan kondisi penyimpanan magma tidak hanya penting untuk mengembangkan pengetahuan mengenai evolusi gunung api, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi risiko bencana geologi.
Dengan memahami hubungan antara komposisi magma, kedalaman reservoir, temperatur, kondisi oksidasi, dan aktivitas erupsi, peneliti dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan sistem magmatik gunung api, kata Aditya.




