Sabtu, Juli 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca Hiu Paus

Hiu Paus Bisa Makan Tumbuhan Laut dan Berpuasa?

redaksi
17 Januari 2019
Kategori : Hiu Paus
0
Hiu paus

Hiu paus. FOTO: DARILAUT.ID

HIU PAUS (whale shark) ternyata bisa memakan tumbuhan laut. Sebelumnya, hiu paus –salah satu ikan terbesar – dianggap sebagai karnivora.

Hiu paus bisa memakan tanaman merupakan hasil penelitian ilmuwan Jepang, yang dipublikasikan kemarin (16/1) di jurnal Ecological Monographs. Ilmuwan Jepang menemukan hiu paus tidak sepenuhnya karnivora. Mereka memakan campuran ikan dan tumbuhan laut.

Apakah makanan ini karena pilihan atau tidak dapat menemukan makanan lain?

Sejauh ini, hiu paus termasuk ikan yang terancam punah, menurut The International Union for Conservation of Nature (IUCN). Jumlahnya terus berkurang akibat aktivitas manusia, seperti pengeboran minyak lepas pantai, tertangkap jaring secara tidak sengaja, diburu untuk kepentingan komersial dan kegiatan wisata.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan dari Universitas Tokyo mengambil sampel darah dan jaringan dari tiga hiu paus yang tinggal di Akuarium Okinawa Churaumi di Okinawa, Jepang. Kemudian delapan hiu paus yang tertangkap dalam jaring ikan di lepas pantai, selanjutnya dilepas kembali ke laut.

Hiu paus yang hidup di akuarium diberi makanan yang terdiri dari dua spesies krill, dengan suplemen cumi-cumi, ikan dan udang. Para peneliti mengambil sampel mereka enam kali selama 2012. Seperti yang diharapkan para peneliti, sampel jaringan hiu paus menunjukkan bahwa hiu paus makan daging. Dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa hiu paus berpuasa selama dua hingga tiga hari.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Hiu PausWisata Hiu Paus
Bagikan16Tweet7KirimKirim
Previous Post

Pinisi Pusaka Indonesia Sandar di Bitung

Next Post

Paus Baleen Terdampar di Buru

Postingan Terkait

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

10 Desember 2025
Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

10 Desember 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Kapal Pesiar MV Heritage Adventurer Berkunjung ke Gorontalo

“Perang” Iklan di Zona Interaksi Hiu Paus Gorontalo

Berbagai Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Botubarani

Next Post
Paus Baleen Terdampar di Buru

Paus Baleen Terdampar di Buru

Komentar tentang post

TERBARU

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

Tempat Terpanas di Eropa

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

AmsiNews

REKOMENDASI

Siapa Anak Muda yang Memiliki Ide Besar Melindungi Planet Ini, UNEP Buka Pendaftaran Young Champions 2026

El Nino Akan Berubah Menjadi La Nina

Rute Tol Laut Meningkat 3 Kali Lipat

Pencarian Satu Korban Longboat di Selat Capalulu Belum Ada Hasil

Penyakit Baru Beredar Karena Interaksi Manusia dengan Hewan

Analisis Sementara, Tsunami di Palu Disebabkan Longsoran Bawah Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.