Jumat, November 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Baru di Ngarai Bawah Laut Great Barrier Reef Utara

redaksi
1 November 2020
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Temuan Baru di Ngarai Bawah Laut Great Barrier Reef Utara

Robot bawah air, SuBastian, mengumpulkan karang air dingin (coldwater corals) dari dinding samping ngarai di kedalaman 1767 meter. FOTO: SCHMIDTOCEAN.ORG

Darilaut – Ekspedisi Schmidt Ocean Institute melalui pelayaran dengan kapal penelitian R/V Falkor terus mengungkap temuan baru dan menarik tentang keanekaragaman habitat di ngarai Great Barrier Reef (GBR) Utara.

Dalam laman Schmidtocean.org, berbagai temuan laut dalam ini berkat robot bawah air, dengan nama SuBastian.

Dengan SuBastian sekarang diketahui bahwa bentangan laut ngarai yang terjal di ujung utara GBR penuh dengan kehidupan.

Flora dan fauna yang melimpah dan beragam hidup di dinding ngarai yang curam. Terdapat blok-blok longsor bawah laut yang kecil.

Menurut Britannica.com, ngarai bawah laut adalah lembah sempit dengan sisi curam yang membelah lereng benua dan permukaan samudra. Ngarai bawah laut berasal dari dalam lereng benua atau di landas kontinen.

Ngarai bawah laut menyerupai bentukan sungai di daratan, yakni lembah (jurang) yang dalam dan luas di antara dua tebing yang curam.

Seperti sungai di darat, fitur bawah air ini bertindak sebagai saluran utama sedimen (dan nutrisi terkait serta karbon organik). Sedimen dan lainnya diangkut dari landas kontinen ke cekungan laut dalam.

Tampilan 3 dimensi (3D) ngarai di lepas pantai Ribbon Reefs, Great Barrier Reef utara. GAMBAR: SCHMIDTOCEAN.ORG

Di sini sedimen diendapkan, kemudian membentuk akumulasi yang sangat besar, yang disebut kipas bawah laut dan menyerupai delta sungai.

Ngarai penting karena sering menunjukkan keanekaragaman hayati regional dan kelimpahan biomassa yang besar. Termasuk banyak spesies ikan yang penting secara ekonomi.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: AustraliaGreat Barrier Reefkeanekaragaman hayatiSchmidt Ocean Institute
Bagikan27Tweet4KirimKirim
Previous Post

2 Siklon Tropis Membayangi Indonesia Timur

Next Post

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Postingan Terkait

Lere Palu

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

6 November 2026
Kondisi Sumber Gempa dan Tsunami di Indonesia Beragam

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

6 November 2026

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Next Post
Banjir di Cilacap Meluas

Sepekan Terakhir, Terjadi Banjir di Sumatera dan Jawa

Komentar tentang post

TERBARU

Pendekatan Inovatif Mengurangi Risiko Tsunami

Setiap Detik Sangat Berharga Saat Terjadi Peristiwa Tsunami

UNG dan Polda Gorontalo Perluas Ruang Kolaborasi

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

AmsiNews

REKOMENDASI

Inflasi Kota Gorontalo Oktober 2024 Sebesar 0,95 Persen Terendah Tiga Tahun Terakhir

Masyarakat Selayar dan Bira Dapat Pelatihan Keselamatan Pelayaran

Bibit Siklon Tropis 90B Berada di Dekat Sri Lanka, Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

PT Pegadaian Buka Beasiswa untuk Mahasiswa UNG

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Jaga Kesehatan Laut, KKP Perketat Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.