Pola hidup masyarakat juga ikut berperan besar. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat sederhana seperti nasi putih dalam porsi besar, minuman manis, makanan cepat saji, dan camilan tinggi gula dapat memperparah lonjakan gula darah harian.
Ditambah gaya hidup kurang aktif dan beban kerja tinggi, pengendalian diabetes menjadi semakin sulit.
Penelitian ini juga menemukan bahwa mayoritas pasien adalah laki-laki usia produktif hingga lansia awal yang masih aktif bekerja. Hal ini memberi gambaran bahwa kesibukan kerja sering membuat seseorang mengabaikan kontrol kesehatan rutin, termasuk pemeriksaan gula darah dan kesehatan mata.
Di tengah meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia, ancaman kesehatan yang sering luput dari perhatian ternyata bukan hanya penyakit jantung, stroke, atau gagal ginjal. Mata pun bisa menjadi korban.
Bahkan, jika kadar gula darah tidak terkontrol, risiko gangguan penglihatan berat hingga kebutaan dapat meningkat drastis.




