Penelitian mencakup klasifikasi unit geomorfologi, identifikasi litologi, dan analisis potensi bahaya, dengan implikasi langsung terhadap perencanaan konstruksi, penggunaan lahan, dan mitigasi risiko lingkungan.
Hasil identifikasi pola drainase sub-dendritik menunjukkan bahwa struktur geologi memainkan peran penting dalam mengarahkan limpasan permukaan dan transpor sedimen.
Kebaruan penelitian ini terletak pada penilaian geomorfologi yang terlokalisasi dan terperinci, yang sebelumnya belum pernah dilakukan di tepi kanan bendungan, tulis peneliti dalam jurnal Jambura Geoscience Review, Vol. 7, No. 2, July 2025, dengan judul “Geomorphological Analysis of the Right Bank Area of Bulango Ulu Dam, Gorontalo Province Using Geological and DEM-Based Terrain Evaluation.”
Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi keamanan bendungan, strategi penguatan lereng, dan perencanaan tata ruang regional dalam kondisi geologi yang dinamis.
Penelitian menggunakan metode terpadu melalui observasi lapangan dan analisis Model Elevasi Digital (DEM). Penelitian mengidentifikasi dua unit geomorfologi utama: Perbukitan Rendah Struktural (S1) dan Dataran Fluvial (F1). Unit-unit ini dibentuk oleh pengaruh gabungan proses endogenik, seperti pengangkatan tektonik dan deformasi struktural, serta proses eksogenik, termasuk erosi fluvial, sedimentasi, dan pelapukan.




