Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terumbu Karang di Samudra Hindia Barat Berisiko Runtuh

redaksi
8 Maret 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Terumbu Karang di Samudra Hindia Barat Berisiko Runtuh

Terumbu karang di Seychelles, Samudra Hindia Barat. FOTO: IUCN.ORG

Daftar Merah Spesies Terancam IUCN menilai risiko kepunahan spesies, sedangkan Daftar Merah Ekosistem IUCN secara objektif menilai bahaya terhadap alam dengan standar yang dapat diterapkan pada semua ekosistem secara global.

Direktur Centre for Society and Governance IUCN, Dr Radhika Murti, mengatakan, studi ini dirancang agar dapat diterapkan pada terumbu karang di seluruh dunia, berdasarkan laporan Jaringan Pemantauan Terumbu Karang Global yang baru-baru ini diterbitkan.

“Jika kriteria Daftar Merah Ekosistem IUCN dapat diterapkan ke semua wilayah terumbu karang di seluruh dunia, kita akan memiliki gambaran yang jelas dan konsisten tentang status ekosistem vital ini secara global dan langkah-langkah kebijakan paling mendesak yang perlu diambil oleh para pembuat keputusan,” ujar Radhika Murti.

Penulis penelitian menganalisis data mulai dari 35 tahun yang lalu serta proyeksi suhu permukaan laut 50 tahun ke depan. Daerah studi termasuk pantai timur benua Afrika dari Kenya ke Afrika Selatan dan timur ke negara pulau Seychelles dan Mauritius.

Secara total, kawasan itu 5% dari terumbu karang dunia. Penelitian ini dipimpin para peneliti dari CORDIO Afrika Timur dan melibatkan kontribusi dari para peneliti di sembilan negara Samudra Hindia Barat dan dari lebih dari 35 institusi.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: IUCNPemanasan GlobalPemanasan LautPerubahan IklimSamudra HindiaTerumbu Karang
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Upaya Konservasi Hiu Belimbing di Australia dan Indonesia

Next Post

Peneliti ITS Temukan Bakteri Pengurai Polusi Minyak Bumi di Laut

Postingan Terkait

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

25 Oktober 2026
6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

25 Oktober 2026

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Next Post
Kecelakaan Laut Berakibat Tumpahan Minyak yang Dapat Mencemari Lingkungan

Peneliti ITS Temukan Bakteri Pengurai Polusi Minyak Bumi di Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Terancam Punah, Ini Cara Budidaya Tuna Sirip Biru Atlantik di Laut Izmir

Nilai Tukar Perikanan Provinsi Gorontalo Februari 2026 Naik 3,06 Persen

Aktivitas MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin Mendukung Pembentukan Awan Hujan

Penelitian Terbaru, Ikan Tuna di Samudera Hindia Lebih Tercemar Merkuri

Aplikasi E-log Book Penangkapan Ikan Indonesia, Pertama di Asean

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.