Daftar Merah Spesies Terancam IUCN menilai risiko kepunahan spesies, sedangkan Daftar Merah Ekosistem IUCN secara objektif menilai bahaya terhadap alam dengan standar yang dapat diterapkan pada semua ekosistem secara global.
Direktur Centre for Society and Governance IUCN, Dr Radhika Murti, mengatakan, studi ini dirancang agar dapat diterapkan pada terumbu karang di seluruh dunia, berdasarkan laporan Jaringan Pemantauan Terumbu Karang Global yang baru-baru ini diterbitkan.
“Jika kriteria Daftar Merah Ekosistem IUCN dapat diterapkan ke semua wilayah terumbu karang di seluruh dunia, kita akan memiliki gambaran yang jelas dan konsisten tentang status ekosistem vital ini secara global dan langkah-langkah kebijakan paling mendesak yang perlu diambil oleh para pembuat keputusan,” ujar Radhika Murti.
Penulis penelitian menganalisis data mulai dari 35 tahun yang lalu serta proyeksi suhu permukaan laut 50 tahun ke depan. Daerah studi termasuk pantai timur benua Afrika dari Kenya ke Afrika Selatan dan timur ke negara pulau Seychelles dan Mauritius.
Secara total, kawasan itu 5% dari terumbu karang dunia. Penelitian ini dipimpin para peneliti dari CORDIO Afrika Timur dan melibatkan kontribusi dari para peneliti di sembilan negara Samudra Hindia Barat dan dari lebih dari 35 institusi.





Komentar tentang post