Minggu, September 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terumbu Karang Laut Dalam Ditemukan di Carolina Selatan

redaksi
30 Agustus 2018
Kategori : Berita
0
Terumbu Karang Laut Dalam Ditemukan di Carolina Selatan

Sampel Lophelia pertusa diambil dari gundukan luas karang mati dan hidup. FOTO: WOODS HOLE OCEANOGRAPHIC INSTITUTION/NOAA.

Carolina Selatan – Tim ilmuwan menemukan terumbu karang laut dalam sepanjang 85 mil di lepas pantai Carolina Selatan, Amerika Serikat. Terumbu karang ini berada jauh di bawah permukaan Samudra Atlantik.

Koordinator Web Kantor Eksplorasi dan Penelitian Laut NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) Caitlin Adams mengatakan, tim ilmuwan yang tergabung dalam Deep Search, telah melakukan dua kali penyelaman. Lokasinya sekira 160 mil dari lepas pantai Charleston, Carolina Selatan.

Hasilnya, selama penyelaman, tim mengamati karang Lophelia pertusa yang luas di laut dalam. Karang batu Lophelia tumbuh dan mati, kemungkinan lebih dari ribuan atau bahkan ratusan ribu tahun lalu.

Lophelia tumbuh di atas kerangka lama dan membentuk struktur gundukan setinggi 80 hingga 100 meter. Karang ini mungkin terbentang lebih jauh.

Sebelumnya, pada Mei dan Juni 2018, tim Okeanos Explorer telah melakukan pemetaan yang menunjukkan terdapat gundukan di dasar laut yang sama. Ternyata gundukan itu karang Lophelia.

Berdasarkan sampling yang ada, karang Lophelia paling banyak diseleksi karena paling dominan di laut dalam.

Tim Deep Search memperkirakan gundukan ini sejauh 85 mil. Tim ilmuwan telah mengumpulkan sampling yang berisi spesies karang yang berbeda, antara lain, Lophelia, Enallopsammia, Madrepora dan octocorals (plexaurids, primnoids, Anthomastus ).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: NOAATerumbu Karang
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

Pose di Atas Hiu Paus Terus Dibagikan

Next Post

Terjebak Jaring Ikan, 300 Penyu Mati di Meksiko

Postingan Terkait

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

13 September 2026
Topan Super Ragasa Akan Menyasar Laut Cina Selatan, Pesisir Guangdong, Teluk Tonkin dan Vietnam Utara

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

13 September 2026

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Next Post
Terjebak Jaring Ikan, 300 Penyu Mati di Meksiko

Terjebak Jaring Ikan, 300 Penyu Mati di Meksiko

Komentar tentang post

TERBARU

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

Tren Ekspor Ikan Hias Indonesia Meningkat

WHO: Percepat Melindungi Kesehatan Manusia dan Memerangi Krisis Iklim

AIS Berbeda dengan VMS

Terancam Bahaya Banjir, Sejumlah Warga Gorontalo Utara Menolak Pelaku Usaha Pemanfaatan Hutan

BMKG Pantau Siklon Tropis Malou

Apa Saja Dampak Siklon Tropis Paddy di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.