Jumat, Januari 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Terumbu Karang Laut Dalam Ditemukan di Carolina Selatan

redaksi
30 Agustus 2018
Kategori : Berita
0
Terumbu Karang Laut Dalam Ditemukan di Carolina Selatan

Sampel Lophelia pertusa diambil dari gundukan luas karang mati dan hidup. FOTO: WOODS HOLE OCEANOGRAPHIC INSTITUTION/NOAA.

Carolina Selatan – Tim ilmuwan menemukan terumbu karang laut dalam sepanjang 85 mil di lepas pantai Carolina Selatan, Amerika Serikat. Terumbu karang ini berada jauh di bawah permukaan Samudra Atlantik.

Koordinator Web Kantor Eksplorasi dan Penelitian Laut NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) Caitlin Adams mengatakan, tim ilmuwan yang tergabung dalam Deep Search, telah melakukan dua kali penyelaman. Lokasinya sekira 160 mil dari lepas pantai Charleston, Carolina Selatan.

Hasilnya, selama penyelaman, tim mengamati karang Lophelia pertusa yang luas di laut dalam. Karang batu Lophelia tumbuh dan mati, kemungkinan lebih dari ribuan atau bahkan ratusan ribu tahun lalu.

Lophelia tumbuh di atas kerangka lama dan membentuk struktur gundukan setinggi 80 hingga 100 meter. Karang ini mungkin terbentang lebih jauh.

Sebelumnya, pada Mei dan Juni 2018, tim Okeanos Explorer telah melakukan pemetaan yang menunjukkan terdapat gundukan di dasar laut yang sama. Ternyata gundukan itu karang Lophelia.

Berdasarkan sampling yang ada, karang Lophelia paling banyak diseleksi karena paling dominan di laut dalam.

Tim Deep Search memperkirakan gundukan ini sejauh 85 mil. Tim ilmuwan telah mengumpulkan sampling yang berisi spesies karang yang berbeda, antara lain, Lophelia, Enallopsammia, Madrepora dan octocorals (plexaurids, primnoids, Anthomastus ).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: NOAATerumbu Karang
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Pose di Atas Hiu Paus Terus Dibagikan

Next Post

Terjebak Jaring Ikan, 300 Penyu Mati di Meksiko

Postingan Terkait

Pesantren Hubulo Gorontalo Mulai Mengolah Sorghum Menjadi Gula dan Tepung

Mengolah Sorgum Menjadi Mi Bebas Gluten

23 Januari 2026
Bibit Siklon Tropis 91W Berkembang di Samudra Pasifik Barat

Bibit Siklon Tropis 92W Berada di Dekat Guam

23 Januari 2026

Redupnya Bisnis Media dan Jaminan Kesejahteraan Wartawan di Indonesia

Gempa Bumi M5,4 di Teluk Tomini Berasosiasi dengan Aktivitas Zona Penunjaman Sulawesi

Bibit Siklon Tropis 92P Terletak di Selatan Barat Daya Merauke

Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

Kondisi Lamun Indonesia Beragam, Ini Metode Perhitungan Faktor Emisi Akibat Degradasi

Guru Besar Fakultas Kelautan Prof. Femy Sahami Pimpin Senat Universitas Negeri Gorontalo

Next Post
Terjebak Jaring Ikan, 300 Penyu Mati di Meksiko

Terjebak Jaring Ikan, 300 Penyu Mati di Meksiko

Komentar tentang post

TERBARU

Mengolah Sorgum Menjadi Mi Bebas Gluten

Bibit Siklon Tropis 92W Berada di Dekat Guam

Redupnya Bisnis Media dan Jaminan Kesejahteraan Wartawan di Indonesia

Gempa Bumi M5,4 di Teluk Tomini Berasosiasi dengan Aktivitas Zona Penunjaman Sulawesi

Bibit Siklon Tropis 92P Terletak di Selatan Barat Daya Merauke

Gempa Bumi M5,4 Guncang Teluk Tomini

AmsiNews

REKOMENDASI

Skor Kemakmuran Indonesia Tertinggi di Dunia, Melampaui Jepang, AS dan Inggris

Paus Pembunuh di Kayu Bulan Gorontalo

Wisatawan 28 Negara Datang Melihat Hiu Paus di Botubarani

Aspek Biologi Hiu Belimbing

Kawasan Pelabuhan Ratu Berpotensi Untuk Energi Terbarukan Khususnya Gelombang Laut

Hari Ini, Jutaan Orang di Dunia Membersihkan Sampah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.