Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

redaksi
27 April 2020
Kategori : Berita
0
Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

Ilustrasi nelayan tangkap (tradisional). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ketua Umum DPP Aliansi Nelayan Indonesia (ANNI) Riyono mengatakan, sebanyak 800 ribu nelayan kecil di Indonesia wajib mendapatkan jaring pengaman sosial (JPS).

Menurut Riyono, wabah virus corona penyebab penyakit Covid-19, menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup manusia. Tidak terkecuali bagi nelayan kecil dan masyarakat pesisir yang rentan dengan ketidakberdayaan secara ekonomi.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2017 menyebutkan jumlah nelayan Indonesia hampir 2.7 Juta jiwa. Yang berada di garis ambang kemiskinan dengan angka 25 persen masuk kategori keluarga miskin.

“Harus ada alokasi khusus jaminan pengaman sosial untuk kelompok masyarakat miskin ini, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir. Anggaran 110 T untuk rakyat terdampak harus sampai ke nelayan, jangan salah sasaran,” ujar Riyono, Senin (27/4).

Saat ini, menurut Riyono, nelayan dalam kondisi sulit. 90 persen armada kapal tangkap nelayan kecil di bawah 30 Gros Ton (GT) dan rata-rata 10 GT ke bawah. One day fishing di tengah pandemi ini membuat harga ikan juga fluktuatif dan cenderung turun di pasar karena semakin sedikit pembeli.

“Nelayan kecil kita katakan 800 ribu jiwa dikalikan 600 ribu selama 3 bulan, hanya butuh 1,44 T. Itu angka kecil dan menyentuh langsung kehidupan nelayan kecil, jadi tidak ada alasan untuk negara tidak mampu,” kata Riyono.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Covid-19Nelayan kecilVirus Corona
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

11 Orang Diduga Merusak Karang di TN Komodo, 1 Pelajar SMP

Next Post

Kasus Virus Corona Tembus 3 Juta

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Virus Corona, 70 Laboratorium di Indonesia Diaktifkan untuk Pemeriksaan PCR

Kasus Virus Corona Tembus 3 Juta

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 91W Bawa Angin kencang dan Gelombang Laut di Sangihe dan Talaud

Ikan Sidat, Bernilai Ekonomi Tinggi, Pasokan Terbatas

Tugas Penting Menyelamatkan Ekosistem Lamun Dunia

Mengatasi Eksploitasi Berlebihan Sumberdaya Air Tanah

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Bentuk Disinformasi Iklim di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.