Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

redaksi
27 April 2020
Kategori : Berita
0
Nelayan Kecil Wajib Dapat Jaring Pengaman Sosial

Ilustrasi nelayan tangkap (tradisional). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ketua Umum DPP Aliansi Nelayan Indonesia (ANNI) Riyono mengatakan, sebanyak 800 ribu nelayan kecil di Indonesia wajib mendapatkan jaring pengaman sosial (JPS).

Menurut Riyono, wabah virus corona penyebab penyakit Covid-19, menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup manusia. Tidak terkecuali bagi nelayan kecil dan masyarakat pesisir yang rentan dengan ketidakberdayaan secara ekonomi.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2017 menyebutkan jumlah nelayan Indonesia hampir 2.7 Juta jiwa. Yang berada di garis ambang kemiskinan dengan angka 25 persen masuk kategori keluarga miskin.

“Harus ada alokasi khusus jaminan pengaman sosial untuk kelompok masyarakat miskin ini, khususnya nelayan dan masyarakat pesisir. Anggaran 110 T untuk rakyat terdampak harus sampai ke nelayan, jangan salah sasaran,” ujar Riyono, Senin (27/4).

Saat ini, menurut Riyono, nelayan dalam kondisi sulit. 90 persen armada kapal tangkap nelayan kecil di bawah 30 Gros Ton (GT) dan rata-rata 10 GT ke bawah. One day fishing di tengah pandemi ini membuat harga ikan juga fluktuatif dan cenderung turun di pasar karena semakin sedikit pembeli.

“Nelayan kecil kita katakan 800 ribu jiwa dikalikan 600 ribu selama 3 bulan, hanya butuh 1,44 T. Itu angka kecil dan menyentuh langsung kehidupan nelayan kecil, jadi tidak ada alasan untuk negara tidak mampu,” kata Riyono.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Covid-19Nelayan kecilVirus Corona
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

11 Orang Diduga Merusak Karang di TN Komodo, 1 Pelajar SMP

Next Post

Kasus Virus Corona Tembus 3 Juta

Postingan Terkait

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

16 April 2026
Di Masa Pandemi Covid-19, Nilai Produksi Perikanan di Bitung 239,2 Miliar

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

16 April 2026

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Virus Corona, 70 Laboratorium di Indonesia Diaktifkan untuk Pemeriksaan PCR

Kasus Virus Corona Tembus 3 Juta

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

AmsiNews

REKOMENDASI

Kisah Mencairnya Salju di Puncak Jaya Papua

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Bibit Siklon Tropis 93W Berada di Dekat Singapura

Empat Pelaku Bom Ikan Ditangkap di Morowali, Sulawesi Tengah

Banjir di Pantura Jawa Tengah Meluas

Banjir Rob Rendam Serang dan Cirebon

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.