Jumat, Juni 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tidak Disarankan Menggunakan Tabung Selam Untuk Pengobatan Pasien Covid-19

redaksi
14 Juli 2021
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Tips Merawat Peralatan Selam

Peralatan selam. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Tabung yang biasa digunakan untuk menyelam memiliki perbedaan dengan tanki medis. Itu sebabnya tidak disarankan menggunakan tabung selam untuk pengobatan pasien Covid-19.

Melansir Ipb.ac.id, Divers Alert Network (DAN) Indonesia, Bayu Wardoyo, mengatakan, tabung selam memiliki dua jenis bahan yakni aluminium dan baja. Perbedaan signifikan ada pada keran tabungnya.

Perlu diperhatikan dengan seksama, selama masih ada tabung medis, maka gunakanlah tanki medis.

Adapun apabila keadaan sudah sangat darurat, kata Bayu, barulah kemungkinan tabung selam ini digunakan. Namun dalam penggunaannya, carilah orang yang bersertifikat dalam menangani oksigen service agar dapat digunakan sebagai tabung oksigen.

Menurut Bayu, kemungkinan tabung selam digunakan menjadi tabung oksigen. Namun, ini memerlukan banyak perlakuan dan kehati-hatian.

Penggunaan tabung selam tidak disarankan dilakukan secara umum pada masyarakat, tanpa pengetahuan spesialis dalam penanganan oksigen.

Pada saat tabung selam digunakan sebagai tabung oksigen, maka disarankan menggunakan tanki baru untuk menjaga kebersihan oksigen. Gas oksigen memiliki beberapa residu sebagai musuhnya yang dapat membahayakan, seperti debu, minyak, dan oli.

Kontaminan-kontaminan ini, menurut Bayu, memiliki potensi membuat kebakaran dalam penggunaan tabung selam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Covid-19IPB UniversityPenyelamTabung Selam
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Cara Selandia Baru Melindungi Paus Orca dan Mamalia Laut Lainnya

Next Post

Kondisi Bayi Orca yang Terdampar di Wellington Dalam Keadaan Baik

Postingan Terkait

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

5 Juni 2026
PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

5 Juni 2026

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Azerbaijan Menyoroti Krisis Planet Akibat Perubahan Iklim

World Environment Day, 50 Kota Bersiap Menghadapi Panas Ekstrem

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Next Post
Pencarian Keluarga Orca di Perairan Wellington Dilanjutkan Selasa

Kondisi Bayi Orca yang Terdampar di Wellington Dalam Keadaan Baik

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Azerbaijan Menyoroti Krisis Planet Akibat Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenhub Periksa Garuda Indonesia dan Lion Mentari

Bakamla dan Konjen Singapura Bahas Keamanan Laut Perbatasan

UNG Berkolaborasi dengan Pegadaian Hadirkan The Gade Creative Lounge

Badai Kategori 2 Fina Mendekati Pendaratan di Semenanjung Cobourg Australia

Prof Sudarmadji: Banyak Air Sebabkan Banjir dan Kotor

Rumpon Bertambah di Teluk Tomini, Tak Ada Laporan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.