Dengan sigap unsur tim SAR gabungan yang terdiri dari KN SAR 246 Karna, RIB Basarnas, Polres Kepulauan Seribu, Dishub DKI Jakarta, Pangkalan PLP Tanjung Priok dan Pangkalan PSDKP langsung melakukan upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban.
Selain itu, unsur yang terlibat KSOP Kepulauan Seribu, KSOP Muara Angke, Pos TNI AL Pantai Mutiara, Pos Polisi Kali Adem, Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Puskesmas Kelurahan Penjaringan, RS Atma Jaya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Pos Polisi Pantai Mutiara.
Berkat sinergi dan koordinasi yang baik, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 17 korban. Sebanyak 14 orang dalam keadaan selamat, kemudian 3 orang meninggal dunia.
Latihan SAR Daerah 2019 ini diikuti 150 peserta. Peserta berasal dari berbagai instansi yaitu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Dinas Perhubungan Propinsi DKI Jakarta, Kepolisian Resor Kepulauan Seribu, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok, Pangkalan PSDKP Jakarta, Stasiun Maritim BMKG Tanjung Priok, Kepolisian Sektor Sunda Kelapa, KSOP Sunda Kelapa, KSOP Kepulauan Seribu, KSOP Muara Angke, Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Puskesmas Kelurahan Penjaringan, Pos TNI AL Pantai Mutiara, Markas Polisi Pantai Mutiara, Markas Polisi Kali Adem, Damkar Kali Adem, Rumah Sakit Atma Jaya, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).*





Komentar tentang post