Hari ini, UNESCO mendukung gelombang tambahan dari 44 Aksi Dekade Kelautan, termasuk empat program transformatif yang menangani masalah polusi laut, ketahanan ekosistem, dan hubungan iklim laut. Selain itu, proyek dan kontribusi dukungan natura dan keuangan yang membawa kita lebih dekat ke menciptakan laut yang kita inginkan.
“Aksi Dekade Kelautan sekarang ini berjumlah lebih dari 180, menjangkau setiap benua dan cekungan laut, mendorong jaringan perubahan global untuk kebaikan,” katanya.
Pada One Ocean Summit yang diselenggarakan pada bulan Februari, UNESCO berkontribusi mengungkap ambisi untuk melatih komitmen kolektif menuju pemetaan dasar laut pada tahun 2030. Selain itu, menghadirkan sumber daya pendidikan baru untuk kelautan.
Azoulay mengatakan dalam konteks ini, Hari Laut Sedunia merupakan kesempatan untuk merayakan aksi kolektif, lebih dari sebelumnya.
“Hari ini, kami menyerukan tidak hanya pada individu, tetapi juga pada pemerintah, ilmuwan, perusahaan swasta, masyarakat sipil, dan komunitas lokal untuk bergabung dalam upaya global mengelola lautan untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kemakmuran kita bersama,” ujarnya.
UNESCO akan mempertahankan komitmennya untuk mencapai tujuan bersama ini, dimulai pada Konferensi Kelautan PBB tahun 2022 yang akan diselenggarakan oleh Pemerintah Portugal dan Kenya bulan ini.





Komentar tentang post