Pada Jumat (21/5) sekira pukul 20.30 WIB, saat Sea Rider Tim F1QR sedang berpatroli di perairan Selat Bulan Batam, melihat sebuah boat pancung yang mencurigakan bergerak dari arah Tanjung Uncang Batam menuju Pulau Buluh Sagulung Batam. Sea Rider Tim F1QR mencoba mengejar dari arah berlawanan boat pancung tersebut.
Dikejar oleh Sea Rider F1QR, boat pancung tersebut bergerak cepat mengarahkan haluannya ke tempat yang dangkal di Pulau Melintang, koordinat 01° 03.88” LU – 103° 54’ 102” BT. Kemudian mengandaskan boat pancungnya.
Penumpang yang ada dalam boat, melarikan diri ke arah hutan bakau. Diperkirakan terdapat 4 sampai 5 penumpang.
Berdasarkan pengembangan di lapangan, pada Jumat pukul 06.00 WIB, Tim F1QR telah berhasil mengamankan 2 orang pelaku inisial SB alias D dan inisial H masing-masing di Dapur 12 dan Pulau Labuh Batam.
Selanjutnya, pukul 12.50 WIB, berdasarkan keterangan dari kedua pelaku, dilakukan pengembangan dengan teknologi melalui trace nomor telepon selular pelaku.
Tim F1QR Lantamal IV berhasil mengamankan 2 orang pelaku, berinisial SE di BTS Sagulung dan inisal JS pada pukul 13.30 WIB di rumahnya di Kavling Melati Sei Pelunggut Sagulung Batam. Keduanya adalah pemain lama khusus perompakan.
Hasil pendalaman Tim F1QR Lantmal IV keterangan sementara dari para pelaku mengakui pernah merompak di kapal tanker MT Medan yang berlabuh di perairan Batu Ampar Batam dan di kapal MT Ocean Leader pada 17 Mei 2020.





Komentar tentang post