Barang-barang bantuan ditimbun sebelum datangnya badai dan masyarakat telah disosialisasikan sebelumnya tentang kemungkinan dampak topan.
Di kedua negara, mitra kemanusiaan sangat membutuhkan sumber daya tambahan untuk menanggapi keadaan darurat.

Saat mendarat untuk kedua kalinya di Mozambik, tercatat satu orang tewas, sementara penilaian kebutuhan masih berlangsung.
Pada tanggal 14-15 Maret Freddy diperkirakan akan berlanjut ke barat laut ke pedalaman di atas Provinsi Tete dan berbelok ke tenggara di atas Malawi selatan dan Provinsi Zambezia (Mozambik).
Selanjutnya sistem ini akan melemah menjadi depresi tropis.
Selama 48 jam ke depan, diperkirakan hujan yang sangat deras dan angin kencang akan terjadi di sejumlah provinsi di Mozambik dan Malawi selatan.
Topan Freddy berkembang sebagai bibit siklon tropis sejak tanggal 3 Februari 2023 di selatan Jawa, kemudian ke timur laut dan berada di selatan Nusa Tenggara, Indonesia.
Freddy terbentuk dan mendapatkan penamaan dari Biro Meteorologi Australia (BOM) tanggal 6 Februari saat bergerak di Laut Timor, selatan Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Selanjutnya, Freddy mengambil arah ke barat daya atau di utara Port Hedland, Australia Barat. Setelah terbentuk sebagai siklon tropis –bergerak secara umum ke barat dan barat-barat daya, hingga ke Madagaskar, Mozambik dan Zimbabwe.





Komentar tentang post