Hinnamnor telah memulai transisi ekstra-tropis. Citra inframerah menunjukkan konveksi asimetris yang menutupi pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) dengan sebagian besar geseran konveksi dalam ke arah kutub karena geseran angin selatan yang kuat.
Transisi Hinnamnor ke ekstra-tropis diperkirakan akan cepat. Hal ini karena inti yang dingin dan kuat dalam 12 jam memperoleh karakteristik frontal dan mendekati garis lintang tengah dengan geseran angin yang sangat tinggi (40 – 50 knot).
Menurut JTWC tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 8,2 meter (27 feet).
Sementara itu, mengutip NHK (Nippon Hoso Kyokai) pejabat cuaca Jepang mengatakan bahwa pada Selasa siang, Topan Hinnamnor bergerak ke timur laut di atas perairan Prefektur Shimane dengan kecepatan 60 kilometer per jam.
Topan ini memiliki tekanan atmosfer pusat sebesar 965 hektopaskal. Angin dengan kecepatan lebih dari 126 kilometer per jam bertiup di dekat pusatnya. Puncak hembusannya mencapai 180 kilometer per jam.
Hinnamnor juga berdampak pada wilayah barat daya Jepang. Hujan hingga 150 milimeter diperkirakan akan turun di wilayah Shikoku dan Kinki pada Rabu siang dan sekitar 120 milimeter diperkirakan di Tokai.
Pejabat cuaca mendesak orang-orang untuk waspada terhadap angin kencang, gelombang tinggi, tanah longsor, banjir di daerah dataran rendah, sungai yang meluap, kilat dan tornado.





Komentar tentang post