Di lokasi lain yang terdampak langsung juga telah dilakukan relokasi. Hingga Kamis pagi 654 kapal telah berlabuh dengan selamat, termasuk 388 kapal dari Da Nang, 77 kapal dari Quang Ngai, dan puluhan lainnya dari provinsi lain.
114 Korban Tewas di Filipina
Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA), Dewan Nasional Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen (NDRRMC) mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat dampak Topan Kalmaegi telah meningkat menjadi 114 orang hingga Kamis pagi, dengan 127 orang hilang dan 82 orang luka-luka.
Dewan tersebut menambahkan bahwa 544.081 keluarga atau 1.951.546 orang yang tinggal di 5.089 desa di delapan wilayah di seluruh negeri terdampak topan tersebut.
Departemen Kesehatan (DOH) Filipina telah menempatkan seluruh departemen dan semua fasilitasnya di seluruh negeri dalam status Siaga Kode Biru karena dampak topan yang meluas.
Dalam sebuah unggahan Facebook pada hari Kamis, DOH mengatakan deklarasi tersebut menyusul pengumuman Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. tentang status bencana nasional.
Dalam status siaga ini, DOH, termasuk kantor-kantor regional dan fasilitas kesehatannya, ditempatkan dalam status siaga tinggi.
Oleh karena itu, tenaga kesehatan tambahan dikerahkan ke pusat-pusat evakuasi dan fasilitas kesehatan sementara di daerah-daerah terdampak topan.




