Kota ini saat ini terisolasi dari Barangay Panubigan dan Barangay Mabigo, karena satu-satunya rute yang tersisa—jembatan penyeberangan—telah dinyatakan tidak aman untuk dilintasi.
Banjir besar yang belum pernah terjadi sebelumnya merendam banyak bagian kota, menutup titik masuk dan keluar, dan meninggalkan batu, bongkahan batu, pohon dan tiang tumbang, serta puing-puing lainnya.
Sementara itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Kanada, dan Australia pada hari Rabu menyampaikan kesiapan mereka untuk memberikan bantuan dalam upaya tanggap darurat yang sedang berlangsung di wilayah yang terdampak parah Topan Kalmaegi.
Beberapa perwakilan luar negeri lainnya—Inggris, Spanyol, Jepang, Rusia, Arab Saudi, Jerman, Uni Eropa—juga menyampaikan pesan solidaritas dan simpati yang serupa kepada para korban topan.
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab, dalam sebuah pernyataan, juga menyampaikan belasungkawa pada hari Rabu dan mendoakan kesembuhan yang cepat bagi para korban luka.




