Darilaut – Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa atau European Centre for Medium Range Weather Forecasts (ECMWF) telah membentuk ilmu prediksi dan arsitektur kerja sama global dalam cuaca dan iklim.
Hal ini dikatakan Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Celeste Saulo, dalam acara peringatan 50 tahun berdirinya ECMWF.
Ketika ECMWF didirikan pada tahun 1975, prediksi numerik global masih dalam tahap pembentukan.
Pengamatan belum merata, daya komputasi terbatas, dan banyak negara tidak memiliki akses ke perangkat yang saat ini melindungi kehidupan dan mendukung perekonomian.
Namun sejak awal, ”organisasi kami memilih untuk menjembatani kesenjangan ini bersama-sama,” ujar Saulo dalam perayaan penutup peringatan 50 tahun di kantor pusat ECMWF di Reading pada 3 Desember.
Lima puluh tahun kemudian, menurut Saulo, ECMWF telah menjadi landasan sistem prediksi global.
Karyanya—yang didasarkan pada standar bersama, data terbuka, dan ketelitian ilmiah—berkontribusi langsung ”pada upaya WMO untuk melindungi masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, dan meningkatkan ketahanan di seluruh dunia,” ujarnya.
Menurut Saulo kolaborasi ini bukanlah suatu kebetulan, kolaborasi ini melalui penerapan kaidah-kaidah ilmu dan semakin penting terutama sekarang. ”Seiring dengan percepatan iklim ekstrem, geopolitik menjadi semakin rapuh, dan teknologi berkembang lebih cepat daripada tata kelola,” kata Saulo.




