“Badai diperkirakan akan membawa hujan lebat dan angin kencang ke arah Filipina Jumat hingga Minggu malam waktu setempat,” tulis Jason.
Mengutip AccuWeather (27/10) badai akan terus menguat saat bergerak ke barat-barat laut selama beberapa hari ke depan, dan pada akhirnya mungkin menjadi topan pada pendekatan terakhirnya ke Luzon utara di akhir pekan.
Pita luar topan dapat membawa hujan lebat ke Visayas timur pada hari Jumat dan wilayah Bicol pada hari Sabtu. Setelah itu, diperkirakan akan mendekati bagian timur laut Luzon pada hari Minggu, dan berpotensi sebagai topan.
Topan itu diperkirakan akan berbelok ke utara kemudian mungkin timur laut setelah menghantam Filipina dan muncul di Laut Cina Selatan.
Kondisi ini diperkirakan dapat menyebabkan dampak potensial di Cina selatan, Taiwan, Kepulauan Ryukyu Jepang atau bahkan daratan Jepang pada pekan depan.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) Jumat menginformasikan, Nalgae topan no 22 bergerak ke barat dengan kecepatan 15 km per jam (9 knot). Tekanan udara pusat 996 hPa (hektopaskal).
Dengan kekuatan (jenis) siklon tropis yang berkembang, pada Sabtu, diprediksi Nalgae bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot). Tekanan udara pusat 994 hPa.
Pada hari Minggu, diperkirakan Nalgae menguat sebagai siklon tropis yang berkembang ekstrem dengan tekanan udara pusat 980 hPa.





Komentar tentang post