Sabtu, Mei 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

redaksi
14 April 2026
Kategori : Berita
0
Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Topan Super (Super Thypoon) Sinlaku pada Selasa (14/4) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan Super (Super Thypoon) Sinlaku mendekati Kepulauan Mariana Utara, Samudra Pasifik Barat, pada Selasa (14/4).

Saat ini Sinlaku dengan jarak 211 km tenggara Pulau Tinian Mariana Utara dan 241 km timur-timur laut Guam.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) ini adalah sistem yang berbahaya. Bahaya yang mungkin terjadi meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan lebat, gelombang badai, serta laut yang bergelombang.

Sinlaku telah bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot) selama 6 jam terakhir, kata JTWC. Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 13,1 meter (43 kaki).

JTWC mengatakan Sinlaku kemungkinan sedang dalam proses siklus penggantian dinding mata badai, dengan dinding mata badai sekunder hampir sepenuhnya melingkari dinding mata badai utama.

Oleh karena itu, Sinlaku saat ini mempertahankan intensitasnya saat mendekati Kepulauan Mariana Utara.

Selanjutnya, sistem ini diperkirakan akan mulai melemah karena masuknya udara kering dan berkurangnya aliran keluar ke arah barat laut di lapisan atas.

Jalur perkiraan telah bergeser sedikit ke arah barat daya dan pusat sirkulasi tingkat rendah diperkirakan akan melewati pulau Tinian dalam waktu sekitar 24 jam.

Setelah melewati titik terdekat dengan Kepulauan Mariana Utara, Sinlaku diperkirakan akan berbelok dan terus bergerak ke utara-timur laut.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Japan Meteorological AgencyJTWCKepulauan Mariana UtaraTopan Sinlaku
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Next Post

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Postingan Terkait

Jangmi Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah, Berdampak Terhadap Kondisi Cuaca di Sulawesi Utara

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

30 Mei 2026
Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

30 Mei 2026

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Next Post
Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

TERBARU

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Lebih Banyak Rekor Suhu Terpanas Global di Masa Depan

UNG Menyembelih 21 Hewan Kurban

Banjir Gorontalo Utara, Tim Gabungan Bersihkan Lumpur dan Buka Akses Jalan

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Siklon Sangat Parah Tej Akan Mendarat di Timur Yaman

Cegah Stunting, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Bikin Menu Berbahan Daun Kelor

KPU Kabupaten Gorontalo Evaluasi Data dan Informasi Pilkada 2024

Konsorsium Biologi Mendata 8.600 Keanekaragaman Hayati Indonesia

Ilengi, Praktik Agroforestri Tradisional Khas Gorontalo

Cuaca Memburuk di Wellington, Tim Penyelamat Fokus pada Keselamatan Bayi Orca

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.