Rabu, September 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

redaksi
23 September 2026
Kategori : Berita
0
Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Kondisi Gunung Anak Krakatau pada tahun 2013 sebelum runtuh pada 2018. GAMBAR: BRIN

Material yang dihasilkan dari aktivitas tersebut secara bertahap membangun kerucut baru di dalam kawah pascakolaps. Salah satu proses pertumbuhan terlihat dari pembentukan lava pada 2020 yang menumpuk di atas material hasil aktivitas setelah runtuhan.

“Setelah kolaps, Anak Krakatau memasuki fase pembangunan kembali,” ujar Dini seperti dikutip dari Brin.go.id.

Menurut Dini, aktivitas berkembang dari erupsi yang masih dipengaruhi interaksi air menuju Strombolian, lava fountain, dan aliran lava, yang secara bertahap membangun kerucut baru di dalam kawah pascakolaps.

Gambar ini menunjukkan kondisi Gunung Anak Krakatau pada tahun 2013, 2019, 2020, dan 2021. Kerucut yang relatif tinggi sebelum keruntuhan berubah menjadi bentuk lebih rendah dan terbuka pada 2019, kemudian mulai mengalami pembangunan kembali akibat aktivitas berikutnya. GAMBAR: BRIN

Temperatur Magma

Temperatur magma Gunung Anak Krakatau diperkirakan mencapai 916–1.034°C, secara umum lebih tinggi dibandingkan Old dan Young Krakatau. Krakatau memiliki karakter pembentukan kaldera yang berulang.

Berdasarkan hasil tersebut, model sistem magma plumbing menunjukkan bahwa Old dan Young Krakatau memiliki sistem magma yang relatif dangkal, teroksidasi, dan lebih dingin.

Anak Krakatau menunjukkan karakter magma yang lebih dalam, panas, dan tereduksi, menurut peneliti Ahli Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aditya Pratama, dalam Geohazard Webinar 2026 #05, Senin (14/9).

Adapun tekanan penyimpanan magma Gunung Anak Krakatau 185–665 MPa, diperkirakan berkaitan dengan kedalaman sekitar 7,4–26,6 kilometer.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Aditya PratamaBRINDini NurfianiGunung Anak KrakatauSelat Sunda
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

Next Post

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Postingan Terkait

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

23 September 2026
Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

23 September 2026

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

Atmosfer Kering, Titik Panas Terbanyak di Kalimantan Tengah dan Sumatra Selatan

Hurikan Polo Menguat Menjadi Badai Kategori 5 di Dekat Meksiko

Depresi Tropis Queenie Sedang Berkembang di Dekat Guam

Next Post
Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

TERBARU

Hujan Lebat di Kabupaten Solok Menyebabkan Banjir Bandang, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertumbuhan Gunung Anak Krakatau Tidak Simetris

Tubuh Gunung Anak Krakatau Berubah Drastis Setelah Runtuh 2018

Sejarah Erupsi Anak Krakatau: Runtuh 2018, Tumbuh Kembali Hingga 2026

El Niño Kian Menguat di Saat Kondisi Suhu yang Sudah Lebih Panas

September Hingga Awal Oktober Curah Hujan Kategori Rendah, El Niño Masih Sangat Kuat

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemerintah Siapkan 2 Lab untuk Mendeteksi Monkeypox

Peralihan Musim, Panas dan Hujan Silih Berganti

Indonesia Menambah Koleksi Tumbuhan Spesies Baru

Ahli Geologi Bahas Strategi Mitigasi Gunungapi Anak Krakatau

Siklon Tropis Senyar Belum Punah, Dapat Menguat dan Berdampak di Kepulauan Riau

Lebih Dari 1 Juta Orang Direlokasi Mendekati Pendaratan Topan Super Ragasa di Guangdong

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.