Pemerintah kabupaten dan kota yang mendukung keberhasilan tersebut antara lain Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manando, Kota Bitung dan Kota Tomohon (Cagar Biosfer Bunaken Tangkoko Minahasa).
Kemudian Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Jepara, Kabupaten Kudus, dan Kabupaten Pati (Cagar Biosfer Karimunjawa Jepara Muria), Kabupaten/Kota Kabupaten Klaten, Boyolali, Purworejo, Salatiga, Semarang, Kota Magelang dan Kota Salatiga.
Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya Kabupaten yaitu Kabupaten Sleman dan Kulon Progo (Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh).
“Keberadaan 19 Cagar Biosfer Indonesia membuat Indonesia memiliki peluang besar untuk mendemonstrasikan pembangunan berkelanjutan,” kata Hari Nugroho, Direktur Program dan Pengembangan, Komite Nasional MAB Indonesia sekaligus Peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI.
Pembangunan dan pengembangan cagar biosfer Indonesia dapat menjadi sarana untuk melaksanakan komitmen bangsa Indonesia dalam melaksanakan berbagai konvensi terkait dengan lingkungan hidup, keanekaragaman hayati, dan perubahan iklim.
Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan pemilihan pemenang MAB Young Scientists Awards 2020. Pemilihan nominasinya diprioritaskan pada yang melakukan aksi nyata kontribusi pada implementasi Lima Action Plan (LAP) untuk Cagar Biosfer dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).





Komentar tentang post