Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tahun 2020 Indonesia Memiliki 29,9 Juta Ha Kawasan Cagar Biosfer

redaksi
9 November 2020
Kategori : Berita, Konservasi
0
Survei Penyakit Karang dan Mikroplastik di Karimunjawa

Survei penyakit karang di Taman Nasional Karimunjawa. FOTO: KSDAE/KLHK

Darilaut – Tahun 2020, Indonesia memiliki 19 cagar biosfer seluas 29.901.729,259 ha yang menjadi bagian dari World Network of Biosphere Reserves (WNBR).

Direktur Eksekutif Komite Nasional Program Man and the Biosphere (MAB) Indonesia – Lembaga Ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI), Y Purwanto mengatakan, dari total luas kawasan cagar biosfer yang dimiliki Indonesia tersebut, luas kawasan konservasi yang menjadi core area/area inti cagar biosfer adalah 5.261.133,42 ha atau sebesar > 20 persen dari total luas kawasan cagar biosfer yang ada.

Purwanto mengatakan, konsep cagar biosfer itu sendiri telah digagas oleh UNESCO sejak tahun 1971. Konsep cagar biosfer adalah mengelola suatu kawasan yang ditujukan untuk mengharmonisasikan antara kebutuhan konservasi keanekaragaman hayati – sosial – ekonomi yang berkelanjutan dan dukungan logistik yang cukup dimana kawasan konservasi merupakan core area.

Saat ini jumlah cagar biosfer telah mencapai jumlah 714 yang tersebar di 129 negara di dunia.
Pada 28 Oktober 2020, tiga nominasi cagar biosfer baru yang berasal dari Indonesia resmi ditetapkan dalam pelaksanaan Sidang ke 32 ICC MAB UNESCO tahun 2020.

Sidang juga menetapkan 24 cagar biosfer lainnya dari berbagai belahan dunia. Ketiga cagar biosfer baru Indonesia tersebut seluas total 2.237.373,26 ha.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Cagar BiosferTaman Nasional BunakenTogeanUnesco
Bagikan10Tweet2KirimKirim
Previous Post

UNESCO Tetapkan Bunaken dan Karimunjawa Sebagai Cagar Biosfer Baru

Next Post

Cara Pergantian dan Pemulangan Awak Kapal

Postingan Terkait

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

3 Juni 2026
Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

3 Juni 2026

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Bersiaplah untuk Menghadapi El Niño

Tim Fakultas Kedokteran UNG Berikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir di Gorontalo Utara

Next Post
Cara Pergantian dan Pemulangan Awak Kapal

Cara Pergantian dan Pemulangan Awak Kapal

Komentar tentang post

TERBARU

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Topan Jangmi Mendarat di Wakayama, Jepang

AmsiNews

REKOMENDASI

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Operasional Pelabuhan di Papua dan Papua Barat Normal

Pengalaman Norwegia, Penanganan Polusi Plastik Menjangkau Wilayah Terkecil

KPU Kabupaten Gorontalo Menerima Dokumen Perbaikan Persyaratan Pencalonan

Ratusan Mahasiswa UNG Pengabdian di Pesisir Teluk Tomini

2016 – 2024 Tingkat Kemiskinan Provinsi Gorontalo Menurun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.