Sebagai perguruan tinggi, UNG ingin menjadi pionir dalam membentuk budaya integritas di kalangan civitas academica.
Salah satu program utama dalam Zona Integritas ini adalah pencegahan korupsi melalui pengawasan ketat terhadap proses administrasi akademik dan non akademik.

Dalam acara tersebut, Eduart mengajak seluruh pimpinan fakultas dan dosen untuk berperan aktif dalam mewujudkan zona yang bebas dari praktik curang.
Melalui Zona Integritas kampus UNG menjadi contoh bagi institusi lain di Gorontalo. Sebagai langkah awal, UNG akan membentuk tim pengawasan internal untuk mengawal pelaksanaan Zona Integritas di berbagai unit kerja kampus.
Tim ini nantinya akan bertugas memastikan tidak ada penyelewengan dalam penggunaan anggaran, penerimaan mahasiswa baru, serta layanan akademik dan administrasi lainnya.
Mohamad Ali Akbar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, mengatakan, terdapat tiga fokus sasaran Zona Integritas yakni integritas, pelayanan publik prima, dan kapabilitas.
Selain itu, terdapat enam area perubahan dari Zona Integritas yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Harapannya, pencanangan Zona Integritas ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UNG sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai integritas.




