Rektor berharap keluarga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. “Atas nama pribadi dan seluruh civitas academica UNG, saya menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya. Kami turut berduka dan merasa sangat kehilangan,” ujar Rektor.
Menurut Rektor kehadiran UNG bersama keluarga korban bukan hanya sebagai bentuk tanggung jawab institusi, namun juga bagian dari keluarga besar civitas academica yang turut merasakan duka mendalam akan kehilangan mahasiswa terbaiknya.
Rektor mengatakan musibah yang terjadi merupakan peristiwa yang menjadi duka mendalam bagi dirinya serta seluruh warga UNG.
“Kami merasakan duka yang begitu dalam atas musibah ini. Sebagai keluarga besar UNG, kami ingin hadir dan membersamai keluarga dalam masa-masa sulit ini,” kata Rektor.
“Tidak ada yang dapat kami berikan selain harapan dan doa untuk seluruh korban khususnya yang telah meninggal. Semoga dengan doa kita semua mereka yang gugur saat menuntut ilmu ini, insyaallah diberikan husnul khotimah dan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.”
Selain mengunjungi keluarga korban meninggal, Rektor UNG dan jajaran pimpinan menemui mahasiswa yang selamat dari musibah.
Rektor UNG juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan dukungan yang diberikan dalam penanganan musibah mahasiswa KKN tersebut.




