Kebakaran lahan terjadi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, pada Minggu (9/8) sekitar pukul 10.50 WIB. Kebakaran diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang tidak diawasi sehingga api kemudian meluas. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare.
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Jombang, serta Damkar Jombang melakukan asesmen, koordinasi dengan perangkat desa, dan pemadaman di lokasi. Api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan selesai pada Senin (10/8).
Di kawasan Gunung Bromo Jawa Timur, pembaruan situasi karhutla per Minggu (9/8) pukul 23.30 WIB, total lahan terbakar mencapai 520 hektare. Adapun vegetasi terdampak antara lain cemara gunung, mentingen, akasia, dan semak belukar. Titik api di Lembah Dingklik terpantau membesar.
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sementara seluruh pintu masuk wisata Gunung Bromo mulai 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Kebakaran dilaporkan dari Kabupaten Jember. Lokasi terdampak berada di Gunung Watangan, wilayah lahan Perhutani Petak 3G1, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan. Peristiwa tersebut menyebabkan 6,5 hektare lahan terbakar dan terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 20.07 WIB. Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari BPBD Kabupaten Jember, Polsek Wuluhan, Koramil Wuluhan, Perhutani KPH Jember, Pemdes dan Destana Lojejer, serta relawan pada Minggu (9/8).




