Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Waspadai Penurunan Tanah dan Intrusi Air Laut di Jakarta

redaksi
17 Oktober 2019
Kategori : Berita
0
Palsu, Ijazah Pelaut Diterbitkan Indonesia Digunakan WNA

Ilustrasi. FOTO: DARILAUT.ID

“Mereka tidak mengambil air tanah tapi terkena dampaknya, karena intrusi air laut mereka tidak bisa mengambil air tanah. Saya sangat mengimbau dan saya percaya Gubernur DKI Jakarta yang sekarang sangat konsern tentang lingkungan hidup, tentang ekologi dan Kementerian ini juga punya konsern yang besar dan saya pribadi juga punya konsern yang besar terhadap air tanah,” kata Jonan.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Rudy Suhendar mengatakan, penurunan permukaan air tanah yang terjadi di Jakarta terbanyak terjadi di wilayah Jakarta Bagian Utara, sehingga saat ini muka air laut sudah mencapai 1,5 meter di atas permukaan tanah Jakarta Utara.

“Kebutuhan akan air bersih masyarakat Jakarta termasuk hotel dan sarana umum lainnya masih didominasi dari air tanah yakni mencapai 60 persen, sisanya didapat dari air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM),” ujar Rudy.

Pengambilan air tanah berlebihan di Jakarta telah mengakibatkan turunnya muka air tanah yang ikut menjadi penyebab terjadinya penurunan tanah dan intrusi air laut. Terutama di wilayah utara Jakarta.

Muka air tanah terendah yang terekam pada tahun 2013 di wilayah cekungan air tanah Jakarta sekitar – 40 meter di bawah permukaan laut (dpl) dari posisi awalnya. Pada tahun 2018 mengalami perubahan positif terpantau muka air tanah terendah di Jakarta utara pada level -35 meter dpl.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: DKI JakartaESDMIntrusi Air Laut
Bagikan18Tweet10KirimKirim
Previous Post

Balai Teknologi Uji AIS Berbagai Merek, Termasuk Produk Luar Negeri

Next Post

Teluk Benoa Ditetapkan Sebagai Kawasan Konservasi Maritim

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Teluk Benoa Ditetapkan Sebagai Kawasan Konservasi Maritim

Teluk Benoa Ditetapkan Sebagai Kawasan Konservasi Maritim

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Gelombang Panas dan Badai Petir Melanda Eropa Barat

Hari Ini Asteroid Sebesar 2 Lapangan Sepak Bola Meluncur Melewati Bumi

Universitas Negeri Gorontalo Ikut Berkontribusi Untuk Layanan Identitas Kependudukan Digital

World Oceans Day, Jutaan Orang Mulai Tinggalkan Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Pendidikan Maritim Melalui Jalur Non Formal

Gempa M7,7 di Dekat Sarangani Filipina Selatan Merusak Puluhan Rumah di Kepulauan Sangihe dan Talaud

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.