Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

redaksi
7 September 2026
Kategori : Kajian
0
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Zulkifli Tanipu, M.A.,Ph.D. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Zulkifli Tanipu, M.A.,Ph.D., Dosen Tetap Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo

Kelas bahasa Inggris hari ini jauh berbeda dibanding sepuluh tahun lalu. Dosen tidak lagi hanya mengandalkan papan tulis dan buku, tetapi juga video, infografik, animasi, kuis digital, hingga kecerdasan buatan.

Semakin banyak media digunakan, semakin modern sebuah pembelajaran terlihat. Namun ada satu pertanyaan yang layak kita ajukan: apakah banyaknya media benar-benar membuat mahasiswa belajar lebih baik?

Saya pernah mengamati sebuah perkuliahan yang sangat interaktif. Dalam satu pertemuan, mahasiswa menonton video, membaca slide, mendengarkan penjelasan, lalu mengerjakan kuis melalui gawai. Suasananya hidup dan tidak membosankan. Akan tetapi, ketika diminta menjelaskan kembali konsep yang dipelajari, sebagian mahasiswa justru kesulitan menghubungkan ide-ide utamanya. Mereka mengingat potongan informasi, tetapi belum membangun pemahaman yang utuh.

Masalahnya ternyata bukan pada medianya, melainkan pada cara berbagai media itu bekerja di dalam pikiran. Otak memiliki perhatian yang terbatas. Ketika teks, gambar, suara, dan animasi hadir secara bersamaan, semuanya bersaing untuk mendapatkan perhatian mahasiswa. Akibatnya, kapasitas kognitif dan memori lebih banyak digunakan untuk mengikuti berbagai rangsangan audio-visual daripada memahami makna yang paling penting.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Fakultas Sastra dan Budaya UNGPembelajaran Bahasa InggrisUNGUniversitas Negeri GorontaloZulkifli Tanipu PhD
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Next Post

Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Pastikan Pemeriksaan Pesawat Sebelum Beroperasi

Postingan Terkait

Pantarlih Dalam Mutarlih

Siti Hajar: Ratu Zamzam

16 Oktober 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Media Beretika Bukan Media yang Tidak Pernah Salah

15 Oktober 2026

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Terasa Melelahkan?

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Next Post
Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Pastikan Pemeriksaan Pesawat Sebelum Beroperasi

Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Pastikan Pemeriksaan Pesawat Sebelum Beroperasi

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Indonesia – UN Environment Perkuat Inisiatif Kerja Nyata Atasi Polusi Laut

Pendaftar Relawan Covid-19 di Indonesia Terus Bertambah, Jawa Barat Terbanyak

Banyak Relawan Berminat Ikut Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Pusat Inovasi UNG dan Departemen Antropologi Unhas Kaji Kebudayaan Teluk Tomini

Potensi Cuaca Ekstrem 7-13 Maret di Sejumlah Wilayah Indonesia

Belajar Cara Menabung Lobster

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.