Minggu, Maret 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Penyu Hijau Naik ke Pantai Malalayang Manado

redaksi
10 Maret 2019
Kategori : Biota Eksotis
0
Penyu hijau

Penyu hijau naik ke pantai Malalayang II Manado, Sabtu (10/3) malam. FOTO: DR RIGNOLDA DJAMALUDDIN

Manado – Malam ini, Sabtu (10/3), seekor penyu hijau (Chelonia mydas) naik ke pantai Malalayang II, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat Manado Dr Rignolda Djamaluddin mengatakan, penyu ini terlihat mengalami kesulitan membuat tempat bertelur karena kondisi gisik yang yang keras, pasir bercampur berkerikil.

Penyu naik ke pantai pukul pukul 19.36 Wita. Penyu hijau ini memiliki panjang karapaks 80 cm lebar karapaks 65 cm.

Guru Besar FPIK Unsrat, Prof Farnis B. Boneka mengatakan, pulau Sulawesi dan pulau-pulau kecil sebagai habitat peneluran penyu. Penyu yang dominan di Sulawesi adalah penyu hijau, penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea).

Penyu bertelur di atas pasang tertinggi, bukan di pantai berpasir yang basah. Karena itu, perlindungan tempat bertelur penyu di pantai Sulawesi harus segera dilakukan dengan cara mempelajari berbagai aspek lingkungan.

Farnis yang juga Dekan FPIK Unsrat Manado ini mengatakan, lokasi-lokasi yang mengalami abrasi cukup kuat, bukan dibuat tanggul dari beton. Tapi, ditanami kembali dengan mangrove atau tumbuhan pantai. Spesies penyu itu dilindungi, tapi beberapa lokasi tempat bertelur tidak dilindungi.

Di Indonesia, semua jenis penyu dilindungi atau tidak boleh diburu sejak tahun 1987 berdasarkan keputusan Menteri Pertanian No. 327/Kpts/Um/5/1978. Kemudian Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 526/MEN-KP/VIII/2015 tentang Pelaksanaan Perlindungan Penyu, Telur, Bagian Tubuh, dan/atau produk turunannya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FPIK UnsratManadoPenyu Hijau
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Kapal Ikan Vietnam Ditangkap di ZEE Indonesia

Next Post

KKP Tangkap Kapal Ikan Vietnam

Postingan Terkait

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026
Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

27 Januari 2026

Spesies Ikan Baru Ditemukan di Pulau Taiping, Taiwan

Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

Pari Kikir Tak Bisa Ditangkap Secara Bebas

Indonesia Tetapkan 5,75 Juta Hektare Kawasan Konservasi Hiu dan Pari

Fosil Kerang Langka Ditemukan dalam Keadaan Hidup

Triliunan Bayi Kepiting Merah Migrasi Tahunan di Pulau Christmas

Next Post
kapal ikan Vietnam

KKP Tangkap Kapal Ikan Vietnam

Komentar tentang post

TERBARU

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Krisis Timur Tengah, PBB:  Akses Makanan, Air dan Pendidikan Terganggu

Sekjen PBB Mengutuk Eskalasi Militer di Timur Tengah

Waspada Kondisi Cuaca Saat Mudik Lebaran

AmsiNews

REKOMENDASI

Lumba-lumba Mati Terdampar di Nusa Dua

Sri Mulyani: Era Digital Perlu Kebijakan yang Berkeadilan

IMO Menetapkan Pedoman Penanganan Penelantaran Pelaut

Korban Meninggal KM Arim Jaya Bertambah, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Pengangguran dan Banjir di Kota Gorontalo Perlu Dituntaskan Bersama

Kasus Lumpuh Layu Akut Ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.