Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WCD Kepri Gelar Aksi Bersih dan Kampanye Bebas Plastik

redaksi
7 Juli 2019
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0

Tanjungpinang – Gerakan World CleanUp Day (WCD) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi bersih dan kampanye bebas plastik bersama “Monster Plastik” di jembatan Dompak, Tanjungpinang, Minggu (7/7).

Aksi bersih di sepanjang jembatan Dompak ini mengumpulkan 5 kilogram puntung rokok dan sebanyak 30 kilogram sampah plastik. Aksi dimulai pukul 06.30 WIB, diikuti puluhan relawan WCD.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia tanggal 3 Juli 2019 lalu,” ujar Nunung Rozalina selaku Leader WCD Kepri.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak lingkungan dan bahaya dari kantong plastik sekali pakai.

“Jenis sampah paling dominan puntung rokok, botol plastik, plastik snack, sedotan plastik dan pecahan botol kaca,” katanya.

Pada 21 September mendatang, WCD Kepri direncanakan akan melaksanakan aksi bersih sedunia serentak di 150 Negara.

Sebelum aksi bersih sedunia tersebut, WCD Kepri melakukan kegiatan ini sebagai bentuk pemanasan untuk puncak kegiatan aksi bersih sedunia nanti. WCD Kepri menargetkan 100.000 relawan yang akan ikut terlibat pada aksi tersebut.

FOTO: DOK. WCD KEPRI

Kantong plastik biasanya hanya digunakan selama 25 menit dan dibutuhkan selama 10-20 tahun agar kantong plastik terurai. Bahkan botol plastik bisa sampai 500 tahun.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Keprisampah plastikTanjungpinangWorld Cleanup Day
Bagikan14Tweet2KirimKirim
Previous Post

Banyak Sampah Plastik di Pesisir Nunukan, Perbatasan Indonesia – Malaysia

Next Post

2014-2019, KKP Musnahkan 516 Kapal Ilegal

Postingan Terkait

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

14 Mei 2026
Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

14 Mei 2026

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Next Post

2014-2019, KKP Musnahkan 516 Kapal Ilegal

Komentar tentang post

TERBARU

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

AmsiNews

REKOMENDASI

Wabah Penyakit dan Harga Pakan Problem Utama Pengembangan Akuakultur

Fakultas Kedokteran UNG Penelitian Manajemen Gizi Saat Situasi Bencana

Ekosistem yang Sehat dan Dinamis Berperan Melindungi Keanekaragaman Hayati

Terancam Punah, PBB Delakrasi Hari Internasional Macan Tutul Arab

World Cleanup Day, Jutaan Warga Aksi Bersih Sampah

Otolit, Alat Pendengar dan Penentuan Umur Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.