Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WMO Mencatat Siklon Senyar Sangat Langka dan Pertama Terjadi di Selat Malaka Sejak Tahun 1886

redaksi
7 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Badai Siklon Mendarat di Dekat Langsa Aceh, Bawa Hujan dan Angin Kencang

Badai siklon (cyclonic storm) 04B atau siklon tropis Senyar mendarat di dekat Langsa, Aceh, pada Rabu (26/11). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Sistem ini berdampak pada lebih dari 10 juta orang di Indonesia dan Malaysia.

Laporan ini dirilis dalam Lokakarya Layanan Gelombang Panas Laut Asia Tenggara di Singapura, 7-10 Juli 2026, yang diselenggarakan oleh Pusat Meteorologi Khusus (ASMC) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Siklon Senyar pertama kali mendarat di Sumatra bagian utara pada tanggal 26 November sebelum menyeberang kembali ke Selat Malaka dan mendarat untuk kedua kalinya di Semenanjung Malaysia.

Curah hujan paling ekstrem diamati di ujung utara Sumatra, Indonesia, (lebih dari 400 mm dalam satu hari), Semenanjung Malaysia bagian utara, dan Thailand bagian selatan.

Peta kejadian curah hujan 5 hari yang terkait dengan badai siklon Senyar di atas Selat Malaka. Lokasi banjir dan tanah longsor ditunjukkan dengan lingkaran kuning dan merah. Garis biru menunjukkan perkiraan lokasi terjadinya banjir. SUMBER GAMBAR/DATA: MSWEP/Worldweatherattribution.org

Seperti yang biasa terjadi selama kondisi La Niña, curah hujan di atas rata-rata di sebagian besar Benua Maritim, dengan banyak wilayah mencatat curah hujan dalam 10% tahun terbasah antara tahun 1991 dan 2020, sementara sebagian besar Pasifik khatulistiwa barat dan tengah lebih kering dari rata-rata.

(Benua Maritim atau Maritime Continent merujuk pada Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Papua Nugini, termasuk Brunei Darussalam, dan Singapura).

Laporan ini mencakup studi kasus tentang dampak dan respons terhadap siklon ini. Laporan ini menunjukkan bagaimana peringatan dini, kolaborasi, dan hibah lokal mengurangi korban jiwa dan membantu bantuan cepat.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Badai siklon SenyarSiklon Tropis SenyarWMO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Hamparan Laut di Pasifik Barat Daya Termasuk Indonesia Semakin Panas, Tutupan Es di Papua Akan Menghilang

Next Post

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Potensi Hujan Berkurang, Kondisi Kering Mulai Dominan

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Blood Moon, Fenomena Gerhana Bulan Total yang Memerah

Indonesia Komitmen Bekerja Sama Dengan FAO

Gempa Sangihe, Pantai Apeng Sembeka Turun

Yang Perlu Dihindari Ketika Memotret Bawah Laut

Banjir Melanda Kabupaten Ketapang dan Boalemo

Ilmuwan Temukan Cara Agar Terumbu Karang Tahan Panas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.