Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Seagrass Day: Lamun, Ruang Alami Paling Berharga di Dunia

redaksi
1 Maret 2023
Kategori : Berita
0
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Padang Lamun (Seagrass). FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Lamun Sedunia (World Seagrass Day).

Lamun salah satu ekosistem laut yang paling luas penyebarannya di Bumi, mencakup sekitar 300.000 km 2 dasar laut di 159 negara.

Lamun adalah tanaman berbunga yang ditemukan di perairan dangkal di banyak bagian dunia, dari daerah tropis hingga lingkaran Arktik.

Padang lamun sangat penting bagi alam dan manusia. Lamun berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.n

Kontribusi ini melalui ketahanan pangan dari produksi ikan, peningkatan kualitas air yang disaring oleh lamun, perlindungan pantai dari erosi, badai dan banjir, atau penyerapan dan penyimpanan karbon.

Lamun adalah salah satu ekosistem pesisir yang paling tidak terlindungi dan sering menghadapi tekanan kumulatif dari pembangunan pesisir, limpasan nutrisi, dan perubahan iklim.

Padang lamun monokromatik, terdiri atas satu warna. Mungkin tidak banyak warna pada terumbu karang atau se-misterius hutan mangrove.

Tapi padang lamun adalah surga bagi ikan, melindungi pantai dari badai, merupakan penyimpan utama karbon, menjadikannya salah satu ruang alami paling berharga di dunia.

Meskipun penting, ekosistem ini dalam bahaya. Lamun telah menurun secara global sejak tahun 1930-an.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: LamunMitigasi BencanaMitigasi Perubahan IklimPadang Lamunpenyerap karbonUNEPWorld Seagrass Day
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

DPRD Pohuwato Berharap Mutasi Pejabat Bermanfaat untuk Pelayanan

Next Post

Intensitas Topan Judy Meningkat Saat Melintas dan Mendarat di Vanuatu

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Empat Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Samudra Pasifik dan Hindia

Intensitas Topan Judy Meningkat Saat Melintas dan Mendarat di Vanuatu

Komentar tentang post

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Kapal Puspita Jaya Terbalik di Selat Sunda, Kemenhub Kerahkan 3 Kapal Patroli

La Nina dan Musim Hujan: Waspada Potensi Meningkatnya Kasus DBD Awal Tahun 2026

Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Kasus TBC Meningkat di Indonesia

Topan Nanmadol Diperkirakan Mendarat di Pulau Kyushu

Penyelundupan Ikan Purba Arwana ke Malaysia Digagalkan Petugas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.