Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Yowan Tamu Raih Jabatan Guru Besar Antropologi

redaksi
17 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Tiga Peneliti UNG Lolos Pendanaan Kemitraan Australia-Indonesia

Dr. Yowan Tamu, peneliti dan dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG). FOTO: KOLEKSI YOWAN TAMU

Darilaut – Dosen Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Yowan Tamu meraih jabatan guru besar.

Dr. Yowan Tamu resmi meraih jabatan fungsional akademik tertinggi bagi dosen di perguruan tinggi sebagai Guru Besar bidang Antropologi.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier akademiknya yang panjang sebagai dosen, peneliti, sekaligus konsultan sosial-budaya.

Prof. Yowan Tamu dikenal luas sebagai pakar antropologi dengan fokus kajian pada kearifan lokal dan transformasi budaya masyarakat Gorontalo.

Lulusan Doktor Antropologi Universitas Hasanuddin (2022) ini dengan disertasi berjudul “Pengetahuan Tradisional dan Modernisasi Pertanian: Studi Interaksi dan Perubahan Sosial Budaya pada Pengolahan Pertanian Padi Sawah di Duhiadaa Kabupaten Pohuwato.”

Kajian ini menyoroti dinamika antara sistem pengetahuan tradisional (panggoba) dan modern dalam praktik pertanian masyarakat lokal.

Penelitian tersebut mengungkap bahwa petani di Kabupaten Pohuwato tidak serta-merta meninggalkan nilai-nilai tradisional di tengah arus modernisasi. Sebaliknya, mereka mengombinasikan pengetahuan leluhur dan teknologi modern secara harmonis untuk menjaga keberlanjutan produksi dan kelestarian budaya.

Keseimbangan antara tradisi dan modernitas menjadi kunci terciptanya pertanian yang berdaya dan berbudaya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Fakultas Ilmu Sosial UNGProf. Yowan TamuUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan7Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dominasi Armada Tiongkok di Mile 201: Antara Keuntungan Ekonomi dan Krisis Ekologi

Next Post

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Berkembang di Laut Filipina

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Gunung Anak Krakatau Siaga, Dilarang Dekati Kawah Aktif Radius 5 km

Tahun 2025 Perpusnas Keluarkan 128.814 Nomor ISBN

Bibit 98W Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Banjir Rob di Jakarta Utara, Basarnas Kerahkan Tim Rescue

Apakah Mikroba yang Terkunci di Es Arktik Ribuan Tahun Dapat Melepaskan Gelombang Penyakit Mematikan?

UNG Sampaikan Kajian Ilmiah Prediksi Penyebaran Covid-19 di Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.