Senin, Juni 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sejarah Pertama di Indonesia, Ekspedisi Pinisi Arungi Laut 136 Hari dan 3400 Mil

redaksi
7 Mei 2019
Kategori : Berita, Eksplorasi
0
Kapal layar Pinisi Pusaka Indonesia

Kapal Layar Motor (KLM) Pinisi Pusaka Indonesia yang digunakan tim Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa. FOTO: TIM EPBN

Berdasarkan hasil ekspedisi pinisi trip timur, Indonesia belum sepenuhnya menggali dan memanfaatkan potensi kelautan sebagai kekuatan pembangunan.

“Masih ada gap ketersediaan infrastruktur maritim di Indonesia Timur yang mesti perlu digenjot,” ujar Zulficar.

Pemerintah daerah juga perlu berani mengambil peran dalam penyelesaian masalah pembangunan kelautan seperti soal konservasi laut dan sampah plastik di laut.

ekspedisi pinisi
Di Kampung Bula, Seram Bagian Timur, tim ekspedisi melakukan joy sailing dan kelas inspirasi. FOTO: TIM EPBN

Koordinator Ekspedisi Pinisi Bakti Moh Abdi Suhufan mengatakan, pemerintahan baru nanti perlu tetap menjadikan sektor maritim sebagai prioritas pembangunan dgn pendekatan kewilayahan.

“Pulau-Pulau kecil mesti dibangun dengan sistim cluster untuk lebih mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis kepulauan,” kata Abdi.

Biaya transportasi yang mahal, ketersediaan bbm, sarana telekomunikasi masih menjadi isu pembangunan di pulau kecil.

Sementara itu, di Maluku, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua Barat memiliki banyak pulau kecil yang berpotensi dikelola sebagai alternatif pendapatan bagi negara.

“Kami berharap pemerintah baru nanti fokus dan memberi perhatian yang lebih besar pada pembangunan wilayah pesisir dan kepulauan di Indinesia timur,” ujar Abdi.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaISKINDOYayasan Makassar Skalia
Bagikan90Tweet13KirimKirim
Previous Post

Mudik, Menhub Integrasikan Angkutan Kapal Laut dengan Bus di Pelabuhan Tanjung Emas

Next Post

Uji Petik Kapal Penumpang untuk Angkutan Lebaran

Postingan Terkait

3000 Kapal dan 20 Ribu Pelaut Terjebak di Wilayah Konflik di Timur Tengah

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

15 Juni 2026
Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

15 Juni 2026

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

TEMPO Kembali Mengalami Serangan Digital

Mahasiswa Teknik Geologi UNG dan BPBD Provinsi Gorontalo Salurkan Bantuan ke Lokasi Banjir di Gorontalo Utara

Next Post
Uji petik

Uji Petik Kapal Penumpang untuk Angkutan Lebaran

Komentar tentang post

TERBARU

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

Silvofishery, Model Budidaya Ikan Berkelanjutan yang Menggabungkan Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemudik Beli Tiket Kapal Laut Lebih Awal

Ekspor Benih Lobster Tak Bisa Langsung Dilakukan Setelah Ada Izin

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi Tahapan Pendaftaran Pasangan Calon

Agresivitas Kapal Ikan Asing di Perairan Natuna Meningkat Tajam

20 Unit Alat Tangkap Benih Lobster Dimusnahkan di Jember

2019, Harga Lajang di Gorontalo Rp 2 Ribu hingga 23 Ribu per Kilogram

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.