Minggu, Juli 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

redaksi
6 Desember 2025
Kategori : Kajian
0
Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

Verrianto Madjowa. FOTO: KOLEKSI/DONALD R. WAHANI

Verrianto Madjowa, Pemimpin Redaksi Darilaut.id

Setahun yang lalu, dua helikopter Indonesia memasuki daerah terisolasi di Filipina. Helikopter militer tiba di negara itu untuk menambah misi kemanusiaan dan bantuan bencana di daerah-daerah yang sangat terkena dampak gangguan cuaca: siklon tropis.

Helikopter Tentara Nasional Indonesia (TNI) Mi-17V5 dan H-225M itu mendarat di Pangkalan Udara Villamor, Kota Pasay, pada hari Kamis 31 Oktober 2024.

Indonesia – bersama sejumlah negara lainnya — membantu Filipina yang terkena dampak langsung Badai Tropis Parah (Severe Tropical Storm) Trami dan topan super (super typhoon) Kong-rey.

Kantor Berita Filipina (PNA) melaporkan paket makanan diterbangkan ke pulau-pulau terpencil. Bantuan kemanusiaan dalam operasi bencana menunjukkan kemitraan yang kuat antara Filipina dan Indonesia dalam memberikan bantuan tepat waktu.

Peristiwa ini tidak seiring dengan keadaan ketika siklon tropis (badai siklon) Senyar yang mendarat di timur Aceh pada 26 November yang meninggalkan jejak kehancuran di banyak wilayah di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Seperti pepatah ”gajah di pelupuk mata tak tampak, semut (kuman) di seberang lautan tampak.”

Bukan hanya operasi bantuan yang tidak tepat waktu, sebelumnya gagap dengan peringatan dini untuk semua saat bibit siklon tropis itu, menjadi depresi tropis dan badai tropis.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Badai siklon SenyarBencana EkologiBencana HidrometeorologiPolitik EkologiSiklon Tropis SenyarVerrianto Madjowa
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

La Nina Lemah di Samudra Pasifik

Next Post

PWNU Gorontalo Serukan Solidaritas NU di Tengah Konflik Internal PBNU

Postingan Terkait

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

17 Juli 2026
Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

6 Juli 2026

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post
PWNU Gorontalo Serukan Solidaritas NU di Tengah Konflik Internal PBNU

PWNU Gorontalo Serukan Solidaritas NU di Tengah Konflik Internal PBNU

TERBARU

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

El Nino Telah Aktif, Kemarau Meluas di Indonesia

Sekjen PBB: AI Harus Dibentuk Seluruh Umat Manusia, Bukan Segelintir Negara

AmsiNews

REKOMENDASI

Ratusan Nelayan Mandar Berpangkalan di Kwandang, Gorontalo

Pilkada 2024, Mafindo Luncurkan Tular Nalar untuk Edukasi Anak Muda dan Lansia

Ini Fase Gerhana Bulan Sebagian 19 November

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

Pustaka di Kapal Layar Pinisi

KKP dan FAO, Jaga Populasi Sidat di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.