Selasa, April 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hiu Paus Jadi Logo Baru Taman Nasional Teluk Cenderawasih

redaksi
8 Juni 2020
Kategori : Berita, Hiu Paus, Konservasi, Travel
0
Hiu Paus Jadi Logo Baru Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Hiu paus. FOTO: KSDAE/LHK

Darilaut – Ikan hiu paus (Rhincodon typus) dijadikan logo baru untuk Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNTC).

Kepala Balai Besar TNTC, Ben Gurion Saroy, mengatakan, logo ini merupakan ilustrasi TNTC sebagai rumah bagi hiu paus, karena ada garansi kemunculan hiu terbesar ini setiap hari sepanjang tahun.

Terkait kunjungan wisata ke TNTC harus diciptakan kondisi yang memungkinkan logo tersebut tetap dipertahankan. Balai Besar TNTC juga sudah melakukan cipta kondisi melalui penetapan dan pengelolaan sanctuary hiu paus serta pembagunan Whale Shark Center (WSC).

Hiu paus di Teluk Cenderawasih dapat dijumpai di perairan Kwatisore, Nabire, Provinsi Papua. Hiu paus biasanya berinteraksi dengan bagan milik nelayan.

Pengunjung dapat menyaksikan hiu paus dari atas bagan atau dengan menyelam guna berinteraksi secara langsung di dalam air. Walaupun nelayan di bagan tidak mendapatkan ikan puri di malam harinya, tidak mempengaruhi hiu paus muncul di pagi hari.

Berdasarkan data pada penelitian sebelumnya, kuat dugaan kemunculan hiu paus di TNTC tidak hanya disebabkan oleh keberadaan ikan puri sebagai sumber makanannya, namun juga kondisi biofisik TNTC yang mendukung pertumbuhan pakan alami hiu paus. Seperti krustacea (udang-udangan) yang merupakan jenis dari zooplankton.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Hiu PausKLHKPapuaTaman Nasional Teluk Cenderawasih
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Hiu Paus Masuk Jaring Kapal Purse Seine di Perairan Gorontalo

Next Post

21 Cara Berinteraksi dengan Hiu Paus di Teluk Cenderawasih

Postingan Terkait

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

14 April 2026
Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

13 April 2026

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

Topan Super Sinlaku Akan Melintasi Kepulauan Mariana Utara

Menteri Hukum Minta Standarisasi Global Dalam Pengelolaan Royalti Musik dan Lagu

Next Post
21 Cara Berinteraksi dengan Hiu Paus di Teluk Cenderawasih

21 Cara Berinteraksi dengan Hiu Paus di Teluk Cenderawasih

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Edudive Tampilkan Keunggulan Teluk Tomini dalam Pameran Deep and Extreme dan Marine Action Expo

Cahaya di Langit Indonesia Jejak Roket Cina Jielong-3

Tuna Sirip Biru Berat 190 kg Terjual Rp 1 Miliar Lebih di Pingtung Taiwan

Jurusan Farmasi FOK UNG dan Fakultas Farmasi Unhas Perkuat Kolaborasi Akademik

Dicky Rahmansyah Dari FMIPA Mahasiswa Berprestasi UNG 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Teror Doxing, Liputan6com Tempuh Jalur Hukum

Banjir Kembali Melanda Gorontalo

Berikan Kacamata Selam buat Anak-anak Sekolah

Topan Matmo Melintasi Laut Cina Selatan, Mengarah ke Hainan dan Semenanjung Leizhou

Gunung Ruang Erupsi, Asap Putih Tebal Tinggi 400 m di Puncak Kawah

Tsunami Selat Sunda, Tim Ahli Survei Geologi Kelautan dan Bathymetri

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.