Kamis, Juli 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Jepang: Hentikan Perburuan Paus

redaksi
7 Januari 2019
Kategori : Orca
0
Paus Minke

FOTO: SEA SHEPHERD

Pada 2013, industri perburuan paus Jepang mempekerjakan kurang dari 1.000 orang dan membutuhkan subsidi pemerintah untuk bertahan hidup. Itu hampir tidak setara dengan pentingnya budaya perburuan paus pada masyarakat adat di Alaska atau Greenland, yang diizinkan oleh komisi perburuan paus.

Los Angeles Times juga menyoroti perburuan paus di Jepang. Melalui editorial 3 Januari latimes.com berpendapat dimulainya perburuan paus untuk kepentingan komersial di perairan pesisir Jepang di Pasifik Utara merupakan pelanggaran berat terhadap upaya global yang telah lama dilakukan dan masih perlu untuk melestarikan spesies paus dan membantu mereka berkembang.

Jepang mengatakan akan menghentikan apa yang disebut penelitian ilmiah di Antartika (ini merupakan kabar baik bagi paus di sana). Awal tahun lalu Jepang membunuh 333 paus minke —122 di antaranya hamil.

Pemburu paus Jepang kemungkinan besar akan menemukan paus minke di perairan Jepang.

Konservasionis dan IWC menganggap semua spesies paus hidup dalam kondisi yang tidak stabil. Sekalipun jumlahnya tidak dalam bahaya langsung, mereka menghadapi tantangan lingkungan baru.

Paus terancam tidak hanya oleh pemburu, tetapi juga perubahan iklim, polusi dan racun dan kapal yang dapat menyerang mereka.

Jepang harus menilai kembali keputusannya untuk tetap bergabung dalam IWC dan tidak melakukan perburuan paus. Tidak ada alasan untuk melanjutkan praktik yang kejam tersebut.*

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: IWCJepangPerburuan Paus
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Perburuan Paus di Jepang Bisa Mengganggu Olimpiade

Next Post

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Postingan Terkait

Stop Perburuan Paus dan Lumba-lumba

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

15 Juli 2026
Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

14 Juli 2026

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Next Post
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Taliabu

Komentar tentang post

TERBARU

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

AmsiNews

REKOMENDASI

Peringati Hari Anti Narkotika Internasional UNG Laksanakan Aksi Sosial Donor Darah

Konferensi Kelautan PBB Ditutup Dengan Ratusan Komitmen

Penyebab Gempa Banten Karena Penunjaman Lempeng Indo-Australia

Banjir Melanda Sumbawa Barat dan Lombok Barat

Nonton Gerhana Matahari di Berbagai Wilayah

Topan Super Ragasa Mendekati Hong Kong, Sekolah, Kantor dan Tempat Rekreasi Ditutup

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.