Paus Sperma yang Terdampar di Indonesia

Paus sperma terdampar di Teluk Tomini, pantai Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada 8 Januari 2018. FOTO: ABDULLAH BIA

NOVEMBER 2017, Sembilan paus sperma (sperm whale) terdampar di Ujong Kareung, Gampong Ujong Batee, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Dari video yang beredar, petugas bersama warga setempat berusaha menggiring kembali mamalia laut ini ke laut lepas.

Hampir setiap tahun, paus sperma dilaporkan terdampar di perairan Indonesia. Ada yang bisa digiring kembali ke laut, dan ada yang sudah mati.

Sepanjang tahun 2018, Januari hingga awal Juli ini, sedikitnya delapan lokasi terdampar paus sperma (Physeter microcephalus) di Indonesia.

8 Januari

Teluk Tomini. Pantai Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Jumlah 1 ekor dalam kondisi mati.

31 Januari

Pantai Tompo Batu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jumlah 1 ekor, dengan panjang 17 meter. Paus ini ditemukan hidup, kemudian mati.

3 Maret

Pantai Jangkar, Situbondo, Jawa Timur. Jumlah 1 ekor, dengan panjang 17 meter. Paus ini dalam keadaan hidup, kemudian digiring dan dilepas kembali ke laut.

19 Maret

Pantai Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupten Buleleng, Bali. Jumlah 1 ekor, panjang 9 meter. Ditemukan mati.

28 Maret

Pantai Tabuan, Desa Kwang Rundun, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa tenggara Barat. Dalam keadaan mati.

2 Juni

Teluk Numbrai, Fakfak, Papua Barat15,9. Ditemukan masih dalam keadaan hidup.

15 Juni

Pantai Seuneubok, Aceh Timur. Sempat di Digiring ke laut, kembali lagi ke pantai tanggal 18 Juni dan mati

4 Juli

Pantai Desa Halapaji, Kecamatan Liae, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Jumlah 1 ekor, dengan panjang 9,5 meter. Dalam keadaan mati.*

 

Exit mobile version