Salah satu program inti dari KKN Infrastruktur UNG yaitu bimbingan teknis pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah menjadi benda bernilai jual sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah di Kelurahan Pohe.
Program ini dengan target menciptakan permukiman berkualitas melalui pengelolaan sampah berkelanjutan. Mahasiswa KKN UNG kemudian menggagas Pengelolaan Sampah Berbasis Ecovillage Intentional.
Koordinator Desa, Agha Hekmatyar Hamid, mengharapkan adanya kegiatan penyuluhan dan sosialisasi terhadap pengolahan sampah plastik.
Dengan demikian diharapkan berdampak positif terhadap kesadaran perilaku hidup sehat untuk mewujudkan Kelurahan Pohe yang lebih bersih.
Catatan Mahasiswa KKN UNG, potensi timbunan sampah yang dihasilkan di Provinsi Gorontalo sebesar 246.397,112 ton. Sumber sampah yang paling dominan berasal dari rumah tangga (48%), pasar tradisional 24% dan 9% berasal dari kawasan komersial.
Pengelolaan sampah di kawasan permukiman dan perumahan yang tidak dilakukan secara bijak dan berkelanjutan akan berdampak pada penurunan kualitas permukiman.
Hal ini akan memberikan dampak jangka panjang terhadap warga, seperti gangguan kesehatan, pencemaran lingkungan (tanah, air dan udara), kenyamanan masyarakat berkurang dan kekumuhan.





Komentar tentang post