SEJUMLAH media di Eropa, pekan kedua November ini memberitakan sajian menu lobster. Yang mengejutkan bahasan ini mengenai perut lobster yang dipenuhi plastik.
Diberitakan Edinburghnews (7/11) seorang koki bernama Claudia Escobar melihat tabung karet berwarna oranye di dalam perut lobster.
Lobster ini ditangkap di Firth of Forth, antara pantai Granton dan Newhaven Harbor.
Padahal, seperti ditulis Metrotime Perancis (9/11), Escobar sedang menyiapkan lobster untuk melayani pelanggannya.
Karena baru pertama kali melihat plastik dalam jumlah banyak dalam perut lobster, Escobar menyampaikan temuan itu ke Edinburgh News. “Ketika saya melihat tabung karet, saya terkejut. Mungkin lobster memakannya karena mengira itu kerang, “katanya.
Biasanya, untuk melihat kandungan plastik ini membutuhkan mikroskop. Ini karena plastik tersebut telah membentuk partikel-partikel kecil yang disebut mikroplastik.
Pendiri Blue Planet Society yang berbasis di Inggris, John Hourston mengatakan, kami tahu plankton hingga ikan paus mengonsumsi plastik, tetapi ini yang pertama kali melihat seekor lobster benar-benar memakan plastik.
“Ini pertama kalinya saya melihat lobster makan plastik,” kata Hourston. Tidak ada seorang pun yang terbebas dari sampah dalam rantai makanan yang kita buang di laut.
Plastik ada di mana-mana di laut dan samudra. Tidak hanya dapat membunuh hewan yang memakannya, tetapi juga ditemukan di tubuh.
Sampah plastik ini mencemari seluruh rantai makanan. Biasanya, potongan-potongan plastik yang ditemukan pada ikan, kerang dan krustasea dalam bentuk mikroplastik yang tidak terlihat oleh mata telanjang.
Dosen ekologi kelautan dari Universitas York Bryce Stewart mengatakan, sangat terkejut dengan temuan potongan plastik dalam perut lobster.
“Ini sangat tidak biasa. Mengapa lobster memakannya, kita hanya bisa menebak,” kata Stewart.
Menurut Stewart, kadang-kadang kita menemukan potongan-potongan plastik yang sangat kecil di perut mereka. “Pikiran pertama saya, mungkin potongan karet yang digunakan untuk mengikat cakar bersama, ternyata tidak,” ujarnya.
Ini yang pertama kali muncul. Apabila hal seperti ini menjadi lebih umum, maka sangat mengkhawatirkan. “Jika terjadi lagi, akan menjadi sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.
Di Indonesia, kemasan plastik telah ditemukan didalam perut ikan raja laut (Ikan purba, coelacanth) atau fosil hidup di Manado. Menurut Prof Dr Markus T Lasut MSc dari Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi Manado secara tidak disengaja, telah ditemukan plastik di dalam usus besar spesimen fosil hidup ikan raja laut, Latimeria menadoensis.*
