Selasa, Agustus 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip

Artificial Patch Reef Berhasil Dikembangkan di Pulau Panjang

redaksi
2 September 2018
Kategori : Tips & Trip
0
Artificial Patch Reef Berhasil Dikembangkan di Pulau Panjang

Pertumbuhan fragmen karang Acropora pada terumbu buatan APR (Artificial Patch Reef) di Pulau Panjang, Jawa Tengah (Munasik et al., 2017).

Semarang – Ahli terumbu karang dari Universitas Diponegoro (Undip) Dr Ir Munasik M.Sc mengatakan, terumbu buatan Artificial Patch Reef (APR) telah berhasil dikembangkan di Pulau Panjang, Jepara, Jawa Tengah.

“Dalam rentang waktu satu setengah bulan, fragmen karang bercabang Acropora telah tumbuh menjadi koloni baru dengan pertumbuhan lebih dari 300 persen,” kata Munasik, dosen di Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip.

Menurut Munasik, penerapan transplantasi karang, dengan struktur APR dilakukan di perairan dangkal sejak 2015. Lokasi ini berhasil menjadi habitat baru. Struktur APR berbahan beton, terdiri dari modul-modul dan disusun berbentuk melingkar bertingkat.

Pemasangan dilakukan dengan menyusun modul balok beton (berat 30-40 kg) di bawah air dengan bantuan peralatan dan penyelam SCUBA. Karena modul berupa potongan-potongan substrat beton (concrete block) yang ringan, sehingga mudah dalam pemasangan. “Pemasangan tidak membutuhkan alat berat,” ujar Wakil Ketua Dewan Pakar Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) ini.

Modul yang telah terpasang, berfungsi sebagai media substrat transplantasi karang. Setelah struktur APR terbentuk, transplantasi karang dilakukan di bawah air dengan menggunakan berbagai jenis karang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Rehabilitasi Terumbu KarangUndip
Bagikan14Tweet8KirimKirim
Previous Post

Sarjana Kelautan Unsrat: Jaga Kelestarian Mola-mola

Next Post

Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Berpadu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal di 8 Desa Wisata Indonesia

10 Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Bali Teratas

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Next Post
Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Ikan Karang Caetodon di Karang Buatan Pulau Panjang

Komentar tentang post

TERBARU

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

Aquatic Science UNG Peringkat 18 Nasional Versi SCImago Institutions Rankings 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Apa yang Istimewa Saat Supermoon 14 Juli Tahun Ini?

Kaum Muda di 180 Negara Merayakan Hari Laut Sedunia

Temuan Mahasiswa UI, Racun Duri Lionfish Sebagai Obat Alternatif Kanker Serviks

Perubahan Iklim Salah Satunya Ketika Sulit Memprediksi Musim Tanam

Panas Ekstrem yang Menghancurkan

Terdapat Luka Gigitan Hiu, Seekor Dugong Ditemukan Mati Terdampar di Buleleng

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.