Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip

Pulau Zum-zum, Kisah Jenderal Perang dan Kesunyiannya

Christopel Paino
5 September 2018
Kategori : Tips & Trip
0
Pulau Zum-zum, Kisah Jenderal Perang dan Kesunyiannya

Patung Jenderal Douglas MacArthur di Pulau Zum-zum. FOTO: CHRISTOPEL PAINO

September, 74 tahun yang lalu. Puluhan ribu tentara sekutu menginjakan kaki di Pulau Morotai. Mereka dipimpin oleh seorang lelaki berusia 64 tahun. Dia adalah Jenderal dan Marsekal Lapangan Bintang Lima asal Amerika. Namanya Jenderal Douglas MacArthur. Dibawah komandonya, pasukan sekutu berhasil merebut pulau Morotai dari tangan pasukan Jepang.

MacArthur memanfaatkan pulau Morotai untuk menyusun strategi menyerang Jepang. Di utara Halmahera inilah peraih Medal of Honor itu membangun pangkalan militer, seperti landasan pesawat dan juga rumah sakit besar dengan kapasitas 1.900 tempat tidur.

Tujuannya tidak lain untuk membebaskan wilayah Fhilipina dan sebagaian wilayah timur di Kalimantan, dari invasi tentara Jepang dalam sebuah perang pasifik selama perang dunia ke 2.

Pasukan Douglas MacArthur menguasai Morotai selama perang itu berlangsung, hingga membuat pasukan Jepang bertekuk lutut pada tahun 1945. Kekalahan Jepang di tahun itu, menyusul bom di Hiroshima dan Nagasaki, kemudian menjadi tonggak bersejarah yang dimanfaatkan oleh dua tokoh pendiri bangsa di Jakarta, Soekarno dan Hatta, untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Namun tak banyak yang tahu, selama ketegangan dalam perang pasifik itu, sang jenderal menghabiskan masa-masanya untuk beristirahat di sebuah pulau. Letaknya di sebelah barat Kota Daruba, ibukota Morotai, di Provinsi Maluku Utara. Nama pulau itu adalah Pulau Zum-zum. Untuk mencapainya hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan menaiki speed boat. 

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Bagikan17Tweet7KirimKirim
Previous Post

Era Digital, Banyak Starup Kreatif Bidang Akuakultur

Next Post

Kemenko Maritim Luncurkan Aplikasi PESAN

Postingan Terkait

Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

27 April 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Bali Teratas Versi TripAdvisor, Masih Menjadi Magnet Pariwisata Dunia

Berpadu Merasakan Kehidupan Masyarakat Lokal di 8 Desa Wisata Indonesia

10 Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor, Bali Teratas

Manfaatkan Tulang Ikan Tuna, Mahasiswa UNG Raih Medali Perak Pekan Ilmiah Andalas 2025

Next Post
Kemenko Maritim Luncurkan Aplikasi PESAN

Kemenko Maritim Luncurkan Aplikasi PESAN

Komentar tentang post

TERBARU

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Musim Badai Atlantik dan El Nino

Musim Siklon Tropis di Atlantik 2026 di Bawah Normal

Bibit Siklon Tropis 99W Terletak di Selatan Guam

AmsiNews

REKOMENDASI

Hasil Validasi 61 Pelabuhan Perikanan Produksi Naik 10,97 Persen

Masuk Jaring Nike, Nelayan Lepas Pari Manta dan Hiu Paus

Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

296 Orang Tewas Karena Gempa Bumi Dahsyat di Maroko

Tanah Longsor Menewaskan 8 Orang di Pulau Bali

Gangguan Tropis Berkembang di Samudra Pasifik barat dan Samudra Hindia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.