Jumat, Oktober 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Menteri Susi: Penyelundupan Benih Lobster di Indonesia Sejak 1995

redaksi
15 Juli 2019
Kategori : Berita
0

Jakarta – Kejahatan penyelundupan benih lobster dari Indonesia ke luar negeri bukan fenomena yang baru. Sejak tahun 1995 penyelundupan benih lobster ini sudah mulai terjadi di Lombok.

“Dulu tidak ada yang tangkap (red: pelaku penyelundupan benih lobster). Dari tahun 1995, benih lobster sudah mulai diambil di Lombok, sekarang ke mana-mana. Ya kita mulai larang dan keliatan, ekspor lobster dari Vietnam turunnya jauh sekali, sedangkan ekspor lobster kita mulai naik,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat melepasliarkan benih lobster di Bali, Sabtu (13/7).

Susi mengatakan, selama ini praktik ilegal penyelundupan benih lobster kurang mendapatkan perhatian, sehingga menjadi praktik business as usual.

Karena itu, Susi menaruh perhatian khusus untuk menindak tegas para pelaku penyelundupan benih lobster. Terbukti, hasilnya pun sudah mulai terlihat saat ini.

“Saya berharap semua sadar untuk tidak mengambil bibit-bibit lobster lagi,” kata Susi.

Susi menegaskan kembali agar benih lobster tidak lagi ditangkap karena akan mengancam keberlanjutan lobster. Ini karena lobster belum bisa dibudidayakan di laboratorium secara in house.

Selain itu, penjualan benih lobster merugikan karena nilai jualnya terlampau kecil, jika dibandingkan dengan nilai jual lobster dewasa.
Bibit lobster ini diambil dan dijual dengan harga Rp 3.000, Rp 10.000, Rp 30.000 per ekor. Padahal, harga satu ekor lobster sama dengan harga 30, 40, 50 kilogram ikan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Benih LobsterKKPPenyelundupan
Bagikan27Tweet16KirimKirim
Previous Post

World Orca Day

Next Post

Januari – Juli 2019, Petugas Gagalkan 39 Kasus Penyelundupan Benih Lobster

Postingan Terkait

Titik Panas Kalteng Terbanyak, Kualitas Udara Palangkaraya Kategori Berbahaya

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

23 Oktober 2026
Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

23 Oktober 2026

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Next Post
Januari – Juli 2019, Petugas Gagalkan 39 Kasus Penyelundupan Benih Lobster

Januari – Juli 2019, Petugas Gagalkan 39 Kasus Penyelundupan Benih Lobster

Komentar tentang post

TERBARU

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Super Typhoon Champi Weakens East of Taiwan

Copernicus Marine Catat Topan Super Champi Memiliki Kecepatan Angin Terkuat di Dunia Tahun 2026

Etika Profesi dan Pengabdian Komitmen Lulusan Kedokteran UNG

Partisipan 46 Negara Dibekali Kesiapsiagaan Menghadapi El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Ini Kronologi Penangkapan Penyelundupan Benih Lobster di Batam

Bibit Siklon Tropis 94S Berkembang di Samudra Hindia

Cek Fakta Debat Cawapres, Mahfud MD: Food Estate di Indonesia Gagal, Rugi Dong

Apa Kabar Ikan Raja Laut? (2)

Sejarah Pengelolaan Kawasan Gili Matra

Burung Elang Terjebak di Jaring Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.