Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Izin dan Investasi Perikanan Tangkap Diatur Ketat dan Transparan

redaksi
16 Juli 2019
Kategori : Berita
0
Izin dan Investasi Perikanan Tangkap Diatur Ketat dan Transparan

Kapal ikan asing yang sudah tidak beroperasi di perairan Indonesia. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Peneliti Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia Widya Safitri mengatakan, perizinan dan investasi perikanan tangkap perlu diatur secara ketat dan transparan sehingga tidak menjadi eksklusif.

“Usaha perikanan tangkap mesti memberikan kesempatan dan peluang yang seluas-luasnya bagi pelaku usaha dalam negeri dan sebaiknya tetap tertutup bagi asing,” kata Widya, Selasa (16/7).

Widya juga mengapresiasi proses perizinanan kapal ikan yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Berdasarkan data monitoring yang kami peroleh, sampai dengan awal Juli 2019 jumlah Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) yang telah dikeluarkan oleh KKP sebanyak 4.959 izin,” ujarnya.

Berkaitan dengan rencana dan prioritas Presiden Jokowi yang akan memperluas investasi dengan kemudahan izin, diharapkan agar sektor perikanan tangkap mendapat perlindungan dari negara.

“Presiden Jokowi perlu melihat dan mempertimbangkan karakteristik usaha perikanan tangkap di Indonesia yang didominasi oleh nelayan skala kecil,” kata Widya.

Selain ekonomi, usaha perikanan tangkap perlu juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan konservasi.

“Kita tidak ingin sumberdaya ikan dieksploitasi secara massif dan besar-besaran melebihi daya dukung dengan label investasi dan untuk melayani kepentingan asing,” kata Widya.*

Tags: DFW-Indonesiakapal ikan asingPerikanan
Bagikan25Tweet2KirimKirim
Previous Post

DFW: Pelabuhan Tangkahan Sumber Kebocoran Data dan Hilangnya Pendapatan Negara

Next Post

Yang Boleh ke Tawau Kapal Bermesin Dalam

Postingan Terkait

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

16 April 2026
Di Masa Pandemi Covid-19, Nilai Produksi Perikanan di Bitung 239,2 Miliar

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

16 April 2026

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Yang Boleh ke Tawau Kapal Bermesin Dalam

Yang Boleh ke Tawau Kapal Bermesin Dalam

Komentar tentang post

TERBARU

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

AmsiNews

REKOMENDASI

Menghangatnya Lautan Dapat Memicu Badai

Peran Indonesia di Jantung Sirkulasi Indo-Pasifik Memengaruhi Iklim Dari Australia Hingga Asia Timur

Bibit Siklon Tropis 31P di Teluk Carpentaria Kembali Mengarah ke Laut Arafura

Ada Berapa Jumlah Danau di Indonesia?

Foto: Tanggul Jebol, Air Laut Masuk ke Pemukiman dan Persawahan

Bibit Siklon Tropis 96W Berkembang di Utara Brunei Darussalam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.