Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tanpa Mata Kail, Ini Keunikan Memancing Ikan Toli yang Sangat Gesit

redaksi
27 November 2019
Kategori : Berita
0
Tanpa Mata Kail, Ini Keunikan Memancing Ikan Toli yang Sangat Gesit

Ikan toli. FOTO: DARILAUT.ID

BAGI Anda yang hobi memancing dan ingin tantangan lain, cobalah menangkap ikan toli, nama lokal Gorontalo. Memancing ikan toli cukup dengan umpan ikatan benang.

Perahu katinting dengan kecepatan rendah, berlayar satu sampai dua mil dari bibir pantai di Botubarani, Kabupaten Bone Bolango. Di perairan Gorontalo, Teluk Tomini, kami ditemani nelayan asal Botubarani Salim Latief (33 tahun).

Perahu katinting terus berlayar dengan kecepatan rendah. Perlahan-lahan tali pancing ditarik dan diulur lagi.

Tak lama berselang, ikan toli telah terjerat. Untuk memancing ikan dengan moncong panjang dan bergerigi ini tanpa menggunakan mata kail.

Uniknya, cukup dengan kumpulan benang dalam satu ikatan, ditambah sedikit bahan mengkilat, ikan toli dapat ditangkap. Benang yang digunakan, biasanya untuk menjahit jaring.

Di Gorontalo, untuk memancing tanpa kail ini di pagi dan sore hari. Ikan ini memiliki gigi tajam dalam jumlah banyak sepanjang moncong.

Konstruksi gigi dan moncong ini yang membuat ikan tersebut tak bisa ditangkap dengan menggunakan kail. Adapun kumpulan benang dalam satu ikatan yang ada pada ujung tali nilon, dengan panjang yang sama, dibuat khusus 20 centimeter.

Ketika perahu bergerak dan tali pancing digerak-gerakan, ikan toli mengira itu sejenis ikan teri atau ikan kecil lainnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: gorontaloPerikanan Tangkapteluk tomini
Bagikan20Tweet7KirimKirim
Previous Post

Perikanan dan Pariwisata Berkelanjutan di Perairan Bali

Next Post

KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

Postingan Terkait

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

21 April 2026
Waspada Cuaca Ekstrem Berupa Peningkatan Curah Hujan dan Angin Kencang Hari Ini Hingga 16 Februari

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

21 April 2026

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Next Post
KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

KKP Tertibkan Rumpon dan Kapal Ikan Ilegal Filipina

Komentar tentang post

TERBARU

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Virus Corona, Kemenhub Terbitkan Edaran bagi Penyelenggara Pelabuhan

Implementasi Bagan Pemisah di Selat Sunda dan Lombok

Tim Penyelamat Bebaskan Paus Bungkuk yang Terjerat Tali

Persentase Penduduk Miskin Provinsi Gorontalo Menurun

Malakas Tumbuh Jadi Badai Tropis Parah di Laut Filipina

Ekspedisi Ikan Raja Laut Coelacanth Aquamarine Fukushima

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.