Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

IOM: Perdagangan Orang di Kapal Ikan Dikenali Melalui Proses Perekrutan

redaksi
14 Desember 2019
Kategori : Berita
0
KM Mina Sejati Berpangkalan di Muara Angke dan Timika

Kapal perikanan Indonesia yang beroperasi di WPP 718. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Pola perdagangan orang yang bekerja di atas kapal perikanan dapat dikenali antara lain melalui proses perekrutan.

Menurut National Program Officer Counter Trafficking and Migration Unit, International Organization for Migration (IOM) Indonesia, Among Pundhi Resi, elemen perdagangan orang di kapal ikan dapat dikenali dari proses perekrutan dan penempatan.

Selain itu, untuk mengenali pola ini dengan mencermati kondisi kerja dan hidup mereka yang dieskploitasi di atas kapal.

“Dalam bisnis perikanan proses perekrutan dan penempatan merupakan tahapan yang paling rentan sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan,” kata Among, di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Tegal, Jumat (12/12).

Kegiatan ini difasilitasi Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII) dalam skema SAFE Seas Program (SSP).

Pelatihan ini bagi komunitas masyarakat, serikat pekerja, karang taruna, dan perempuan untuk identifikasi korban kerja paksa dan perdagangan orang di Jawa Tengah. Kegiatan diikuti oleh peserta dari kabupaten Brebes, kota Tegal, kabupaten Tegal dan kabupaten Pemalang.

Bisnis perikanan merupakan salah satu sektor yang rentan terjadinya praktik kerja paksa dan perdagangan orang. Praktik yang terindikasi sering terjadi adalah penipuan, penahanan dokumen dan pemanfaatan kondisi kerentanan yang dialama korban.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Awak Kapal PerikananDFW-IndonesiaIOM IndonesiaNelayan Buruh
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Peneliti Belum Tahu Asal Paus Orca di Pelabuhan Genoa

Next Post

Strategi Penanganan Sampah Laut

Postingan Terkait

Daya Tampung UTBK – SNBT di Universitas Negeri Gorontalo 3063 Kursi

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

19 April 2026
Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

19 April 2026

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

Eutrofikasi di Teluk Jakarta Sangat Tinggi Secara Global

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Next Post
Bersih Laut dan Pantai di 260 Pelabuhan

Strategi Penanganan Sampah Laut

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Tahun 2026 UNG Targetkan 55 Persen Program Studi Terakreditasi “Unggul”

AmsiNews

REKOMENDASI

AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

Penghancuran Kapal yang Tak Digunakan Harus Berwawasan Lingkungan

Puting Beliung Melanda 3 Desa di Barito Kuala

KKP Menghentikan Penambangan Pasir Laut di Pulau Babi, Beting Aceh dan Rupat

Dirjen Diktiristek: Hilirisasi Riset Penanda Transformasi UNG Menuju Universitas Berkelas Dunia

Kemenko Kemaritiman Bahas Penggunaan Gas yang akan Diperluas, Bukan Hanya Nelayan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.