Rabu, Agustus 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

BMKG: Awal Juni Potensi Gelombang Tinggi dan Banjir Rob di Perairan Utara Jawa

redaksi
4 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Kawasan Pesisir Cilacap Terendam Banjir Rob

Banjir rob di Desa Ujungmanik, Kecamatan Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Selasa (26/5). FOTO: SURADI

Darilaut – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada awal Juni ini potensi gelombang tinggi dan banjir pesisir atau Rob di perairan Utara Jawa.

Menurut Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Herizal, pekan terakhir bulan Mei lalu, wilayah pesisir barat Sumatera bagian selatan dan pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur terdampak limpasan air laut yang masuk ke daratan.

Hal tersebut sesuai dengan peringatan dini yang telah dikeluarkan oleh BMKG. Rob berdampak signifikan dipicu oleh kombinasi antara periode pasang air laut akibat pengaruh fase bulan mati bersamaan dengan adanya rambatan gelombang tinggi dari Samudera Hindia.

“Pada awal Juni ini, potensi “Rob” diperkirakan akan kembali terjadi khususnya untuk Perairan Utara Jawa,” ujar Herizal, dalam siaran pers, Kamis (4/6).

Potensi tersebut disebabkan oleh kondisi pasang air laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah Indonesia akibat fase bulan purnama (full moon/spring tide).

Selain dari faktor astronomis tersebut, menurut Herizal, terdapat faktor meteorologis berupa potensi gelombang tinggi yang diprakirakan terjadi mencapai 2,5 meter hingga 4,0 meter di Laut Jawa.

Gelombang ini dibangkitkan oleh embusan angin kuat dan persisten mencapai kecepatan hingga 25 knot (46 Km/Jam) yang ikut berperan terhadap peningkatan kenaikan tinggi muka air laut yang terjadi di Perairan Utara Jawa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Banjir RobBMKGGelombang TinggiPantai Utara Jawa
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Badan Penanggulangan Bencana Aceh Lakukan Pendataan Pascagempa M 4,8

Next Post

187 Rumah Warga di Kota Tegal Terendam Banjir Rob

Postingan Terkait

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

26 Agustus 2026
Banjir Melanda Parigi Moutong

Banjir Melanda Parigi Moutong

26 Agustus 2026

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

Topan Saudel Mendarat di Pulau Okinoerabu Jepang Menuju Laut Cina Timur

El Niño Menguat, Suhu Laut Global Capai Rekor Tertinggi

Next Post
Foto: Tanggul Jebol, Air Laut Masuk ke Pemukiman dan Persawahan

187 Rumah Warga di Kota Tegal Terendam Banjir Rob

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Banjir Melanda Parigi Moutong

Kondisi Masih Cenderung Kering, Kemarau Berlanjut, Peluang Awan Hujan Tetap Ada

BMKG Pantau Titik Panas dan Sebaran Asap di Berbagai Wilayah

Ratusan Penerbangan Terganggu Karena Topan Saudel

Typhoon Saudel Makes Landfall on Japan’s Okinoerabu Island, Heading Toward East China Sea

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 31P Terletak di Selatan Tenggara Saumlaki

Indonesia-Norwegia Komitmen Kurangi Sampah Laut

Siklon Tropis Terbentuk di Tenggara Kupang Laut Timor

BNPB Mengimbau Masyarakat Menaati Kawasan Rawan Bencana Gunung Anak Krakatau

Bagaimana Plastik dan Koin Masuk di Pencernaan Hiu Paus?

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.