Minggu, Mei 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penelitian Terbaru, Sebagian Kerang Hijau Pantai Utara Jawa Tak Layak Konsumsi

redaksi
3 September 2020
Kategori : Berita, Kajian, Sampah & Polusi
0
Penelitian Terbaru, Sebagian Kerang Hijau Pantai Utara Jawa Tak Layak Konsumsi

Ilustrasi kerang hijau Perna viridis. FOTO: Commons.wikimedia.org

Darilaut – Kerang hijau dengan nama ilmiah Perna viridis sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan di di beberapa negara. Sebagai makanan penting, kerang hijau, dikenal sebagai sumber protein.

Selain diperoleh langsung dari alam, kerang hijau telah dibudidayakan. Untuk membudidayakan kerang hijau biayanya tergolong murah dan dengan pertumbuhan yang cepat.

Pemijahan kerang hijau umumnya dipicu oleh peningkatan suhu air dan ketersediaan makanan. Proses memijah pada kerang hijau dapat terjadi sepanjang tahun di wilayah tropis, sedangkan di negara beriklim sedang bersifat musiman, bisanya terjadi pada musim panas.

Namun, hasil penelitian yang diterbitkan Agustus tahun ini, sebagian besar kerang hijau yang diproduksi dari pantai utara Jawa tidak layak konsumsi.

Penelitian ini dipublikasi di Jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia 2020 5 (2) dengan judul “Akumulasi Logam Berat Pada Kerang Hijau di Perairan Pesisir Jawa.”

Para peneliti yang mempublikasikan hasil ini masing-masing Ariani Andayani, Isti Koesharyani, Ulfa Fayumi, Rasidi, dan Ketut Sugama dari Pusat Riset Perikanan, Jakarta.

Di Indonesia kerang hijau banyak dibudidayakan di perairan pantai utara Pulau Jawa. Pulau Jawa merupakan pusat ekonomi juga memiliki penduduk yang padat dan banyak kawasan industri.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Kerang HijauLogam BeratPantai Utara JawaPencemaran Lingkungan
Bagikan21Tweet13KirimKirim
Previous Post

Penanggulangan Tumpahan Minyak di Indonesia

Next Post

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Kabupaten Batubara

Postingan Terkait

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

3 Mei 2026
Suhu Panas Menyerang Indonesia

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

3 Mei 2026

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

Dosen UNG Menyoroti Gagal Bayar Pinjol Kalangan Anak Muda

60 Ribu Benih Ikan Dilepas di Sungai Poigar dan Mondaton Kabupaten Bolaang Mongondow

Next Post
Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Kabupaten Batubara

Puting Beliung Merusak Puluhan Rumah di Kabupaten Batubara

Komentar tentang post

TERBARU

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

Intensitas Topan Judy Meningkat Saat Melintas dan Mendarat di Vanuatu

Totol-Totol Putih pada Hiu Paus Seperti Sidik Jari

KKP Dorong Terobosan Sektor Perikanan Melalui Inovasi Digital

Rektor UNG Narasumber Penguatan Proposal PTN-BH Universitas Pendidikan Ganesha

Forum Ekonomi Dunia Menyoroti Risiko Lingkungan

Berkas Penyidikan Nakhoda Bawa Limbah Berbahaya Telah Lengkap

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.