Senin, Oktober 26, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Paus Pilot Terdampar Massal di Selandia Baru

redaksi
26 November 2020
Kategori : Berita, Orca
0
Paus Pilot Terdampar Massal di Selandia Baru

Paus pilot terdampar di Waitangi, Kepulauan Chatham Barat. FOTO: JEMMA WELCH/DOC

Darilaut – Sebanyak 97 paus pilot dan 3 lumba-lumba ditemukan mati terdampar secara massal di Kepulauan Chatham, Selandia Baru, Minggu (22/11) siang waktu setempat.

Departemen Konservasi Selandia Baru (New Zealand Department of Conservation, DOC) melaporkan karena tidak bisa diselamatkan ke laut lepas, sebanyak 28 paus pilot dan 3 lumba-lumba disuntik mati.

Mamalia laut ini terdampar dalam jumlah banyak di pantai-pantai yang terpencil di pulau Rekohu, Wharekauri dan Chatham.

Petugas Keanekaragaman Hayati dari Departemen Konservasi Selandia Baru Jemma Welch, Rabu (25/11) mengatakan karena lokasinya yang terpencil dan terjadi pemadaman listrik, menyulitkan untuk menghubungi orang setempat. Tim jagawana tiba di lokasi Pantai Barat Waitangi pukul 3 sore.

Menurut Jemma, seperti dikutip dari Doc.govt.nz, hanya 26 paus yang masih hidup. Namun mayoritas kondisinya tampak sangat lemah. Euthanasia dilakukan karena kondisi laut yang ganas dan kehadiran hiu putih besar, yang tertarik ke perairan tersebut.

Upacara karakii atau karakia dilakukan untuk menghormati roh paus yang akan dibiarkan membusuk secara alami.

Mamalia laut terdampar massal serig terjadi di Kepulauan Chatham. Tercatat sebanyak 1000 mamalia laut satu kali terdampar pada 1918.

Pada bulan September lalu, lebih dari 400 paus pilot mati secara massal di beberapa lokasi di lepas pantai barat Tasmania, Australia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Paus pilotpaus terdamparSelandia Baru
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Setelah Kapal Sharaz, MV Tina 1 Kandas di Perairan Batu Berhenti

Next Post

Mikroplastik Terakumulasi Dalam Biota Laut

Postingan Terkait

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026
Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

26 Oktober 2026

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Badai Tropis In-fa Menguat Menjadi Topan di Samudra Pasifik Barat

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Mikroplastik Terakumulasi Dalam Biota Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Sinyal Curah Hujan November 2026 – Januari 2027

Suhu Permukaan Seluruh Daratan Dunia November 2026 – Januari 2027

Menuju Kondisi El Niño yang Lebih Kuat Desember 2026

Tropical Storm In-fa Intensifies into a Typhoon near the Marshall Islands in the Western Pacific

Kreativitas Mahasiswa KKN UNG Olah Pangan Lokal Biji Teratai

Miliaran Orang Terganggu Kehidupannya Akibat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

AmsiNews

REKOMENDASI

Tsunami Palu, Ada Gerakan Vertikal Sesar Dasar Laut

Sejumlah Negara Berkomitmen Melindungi Burung Air

Haikui Mendarat di Taiwan, Topan Sangat Kuat Menghantam Taitung

Cuaca Buruk di Teluk Tomini, Kapal Narita Tujuan Bitung Batal Berangkat

Metode Baru Mengukur Pertumbuhan Koloni Karang

Pusat Edukasi Lingkungan dan Restorasi Mangrove Mulai Dibangun di Muara Angke

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.