Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mikroplastik Terakumulasi Dalam Biota Laut

redaksi
26 November 2020
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Plastik Masih Menjadi Masalah Terbesar Pencemaran Laut

Sampah plastik di pantai Inobonto, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi (P2O) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Arianti Hatmanti mengatakan bumi adalah satu-satunya planet dengan kehidupan manusia. Oleh karena itu, limbah hasil aktivitas manusia (antropogenik) tetap banyak.

Limbah antropogenik tersebut berupa limbah domestik (protein, nutrisi, eutrofikasi, HAB), limbah minyak, limbah industri, limbah plastik, dan lain-lain.

“Sampah plastik kini menjadi sampah paling banyak di lingkungan, khususnya di lautan. Plastik, apalagi mikroplastik sulit terdegradasi, dan terakumulasi dalam biota laut,” kata Arianti seperti dikutip dari Oseanografi.lipi.go.id.

Menurut Forum Ekonomi Dunia, pada tahun 2050 akan ada lebih banyak plastik daripada ikan di lautan.

Kota-kota di Indonesia, kata Arianti, khususnya di pesisir, menyumbang sekitar 3,22 juta ton berbagai jenis sampah ke lautan, termasuk sampah plastik.

Sampah plastik bisa mencapai 0,48-1,29 juta metrik ton/tahun. Hal ini menunjukkan bahwa setiap keluarga di Indonesia bisa menyumbang antara 178 hingga 480 juta sampah plastik per tahun.

Karena itu, perlu adanya rencana strategis dalam pengelolaan sampah. Urutan pertama, kita harus mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai dan meningkatkan sistem pengelolaan limbah padat secara global.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: MikroplastikP2O LIPIsampah plastik
Bagikan10Tweet3KirimKirim
Previous Post

Paus Pilot Terdampar Massal di Selandia Baru

Next Post

Kemenhub Bangun 138 Kapal Pelayaran Rakyat, Terbanyak Diserahkan di Sumatera dan Sulawesi

Postingan Terkait

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

14 Mei 2026
Kapal ikan

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

13 Mei 2026

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Next Post
Hari Pelaut Sedunia di Tengah Pandemi Covid-19

Kemenhub Bangun 138 Kapal Pelayaran Rakyat, Terbanyak Diserahkan di Sumatera dan Sulawesi

Komentar tentang post

TERBARU

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

AmsiNews

REKOMENDASI

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Gorontalo Tahun 2024 Turun 0,37 Persen

Pengawas Perikanan Jakarta Temukan Nelayan Tangkap Hiu Paus

Tekanan Terhadap Lautan Makin Parah: Perusakan Habitat, Over Fishing dan Polusi

Tanah Longsor Tewaskan 18 Orang di Malaysia

UGM Kembangkan Kampus Ramah Lingkungan berbasis Energi Surya

Mitchell Menyusur Pantai Australia Barat, Pertahankan Kekuatan Sebagai Badai Kategori 3

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.